Luwu Timur – Pada peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI di Malili, Bupati Luwu Timur menyerahkan bantuan pribadi kepada guru terpencil. Ia memberikan dua unit sepeda motor kepada dua tenaga pendidik yang telah lama mengabdi di wilayah sulit akses.
Penerima bantuan itu adalah Sahria dari SDN 261 Limbua dan Sulfaizah dari SDN 260 Pallauru. Sahria telah mengajar selama 21 tahun, sedangkan Sulfaizah mengabdi selama 20 tahun. Keduanya bertugas di sekolah yang jauh dari permukiman. Mereka juga tidak memiliki kendaraan yang memadai untuk menuju tempat tugas.
Selain motor, Bupati Irwan memberikan bantuan tunai kepada delapan guru lainnya. Masing-masing guru menerima uang pribadi sebesar Rp2 juta. Bantuan itu ia berikan setelah para guru menyampaikan aspirasi tentang kondisi fasilitas sekolah.
Bupati Irwan menegaskan bahwa semua bantuan berasal dari dana pribadi Bupati dan Wakil Bupati. Ia memastikan tidak ada anggaran pemerintah daerah yang terlibat. Ia juga menyampaikan rencana perbaikan mobiler sekolah pada tahun 2026.





Komentar