Takalar – Bupati Takalar, H. Firdaus atau yang akrab disapa Daeng Manye, melakukan kunjungan khusus ke Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Senin, 14 Juli 2025. Dalam lawatannya, ia menyapa langsung warga Takalar, khususnya dari daerah Galesong, yang telah lama merantau dan menggantungkan hidup sebagai nelayan di wilayah pesisir Fakfak.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga bentuk nyata perhatian dan kehadiran Pemerintah Kabupaten Takalar bagi warganya yang berada jauh dari kampung halaman. Bupati Firdaus menjelaskan bahwa ia menggagas inisiatif ini setelah menjalin hubungan baik dengan Bupati Fakfak dalam pertemuan bersama Presiden RI di Magelang beberapa waktu lalu.
“Saya bertemu Pak Bupati Fakfak saat retret bersama Presiden di Magelang. Dari situ kami membangun komunikasi. Bayangkan, dari Takalar ke Fakfak bisa memakan waktu hingga dua minggu lewat laut dan udara, tapi karena hubungan baik, kolaborasi ini bisa kita wujudkan,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Firdaus menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerja sama formal dengan Pemkab Fakfak.
Ia mengarahkan timnya agar segera mempersiapkan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar kerja sama yang saling menguntungkan.
Bupati Firdaus menyampaikan bahwa warga Galesong di Fakfak telah lama berkontribusi di sektor perikanan.
Ia mengapresiasi kerja keras mereka yang bukan hanya menafkahi keluarga, tetapi juga menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Saya datang langsung agar masyarakat Takalar di sini tahu bahwa pemerintah hadir. Kami memberi semangat dan mendengar langsung kebutuhan mereka. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan sosial kami,” ujarnya.
Masyarakat Galesong di Fakfak menyambut hangat kehadiran Bupati Takalar. Dalam sesi dialog, warga menyampaikan rasa bangga dan haru karena pemimpin daerahnya datang jauh-jauh hanya untuk menjumpai mereka. “Kami merasa dihargai. Meski jauh di Fakfak, kami tetap merasa menjadi bagian dari keluarga besar Takalar,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Galesong.





Komentar