Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Sulsel

Gubernur Sulsel Bangun RS Regional Bua, Pemkab Luwu Serahkan 5 Hektare Lahan

HUT KE-66 LUWU - Bupati Kabupaten Luwu, Patahuddin menhibahkan 5 hektar lahan di Kecamatan Bua untuk pembangunan RS regional.

Luwu – Warga Luwu Raya segera menikmati layanan kesehatan modern. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengalokasikan Rp250 miliar untuk membangun Rumah Sakit Regional Bua. Proyek ini menjadi bagian dari program strategis Pemprov Sulsel dalam pembangunan rumah sakit Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Untuk mendukung pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu menyerahkan lahan seluas 5 hektare. Lokasinya berada di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua. Penjabat Bupati Luwu, Patahuddin, menyerahkan langsung dokumen hibah kepada Gubernur Andi Sudirman Sulaiman pada Kamis (4/7).

Tim Pengabdi UNM Perkuat Budidaya Ikan Pujananting

Sebagai langkah awal, Pemprov Sulsel mulai menyiapkan perencanaan teknis dan desain fasilitas rumah sakit. Bahtiar menegaskan bahwa pembangunan fisik akan dimulai sebelum akhir tahun ini. Ia juga menekankan pentingnya akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Selain itu, rumah sakit ini akan melayani wilayah Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo. “Kami ingin masyarakat tidak lagi menempuh perjalanan jauh ke Makassar hanya untuk mendapatkan perawatan lanjutan,” kata Andi Sulaiman.

Pihak provinsi akan membangun fasilitas lengkap, termasuk IGD 24 jam, ruang operasi, ruang rawat inap, laboratorium, dan poli spesialis. Semua layanan dirancang untuk memenuhi standar nasional.

FT UNM Wujudkan Gerakan Mappaccing UNM

Di sisi lain, Bupati Luwu menyambut antusias pembangunan ini. Ia menyatakan bahwa hibah lahan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan. “Kami siap mendampingi proses pembangunan hingga selesai,” ujarnya.

Lebih lanjut, proyek ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Masyarakat setempat akan mendapatkan peluang kerja baru, sementara aktivitas ekonomi di sekitar lokasi proyek diprediksi meningkat.

Secara keseluruhan, kolaborasi antara Pemkab Luwu dan Pemprov Sulsel menunjukkan sinergi kuat dalam mewujudkan pelayanan publik yang merata dan berkelanjutan untuk pembangunan rumah sakit Sulawesi Selatan. Warga Luwu Raya kini bisa berharap pada masa depan layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau.

FT UNM Borong Penghargaan Dies Natalis ke-65 UNM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *