Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Peristiwa Sulsel

Kenaikan Target PBB-P2 Bone Jadi Rp50 Miliar Picu Demo Besar Mahasiswa

Foto Mahasiswa Kabupaten Bone saat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Bone

Bone — Kenaikan target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bone memicu gelombang protes dari mahasiswa. Pemerintah daerah menetapkan target penerimaan pajak tahun 2025 sebesar Rp50 miliar, naik sekitar 68 persen dari target 2024 yang berada di angka Rp29,63 miliar.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bone, lonjakan target ini menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, pemerintah menetapkan target Rp21,63 miliar, lalu meningkat signifikan pada 2024, dan melonjak lebih tajam pada 2025 melalui dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta APBD Perubahan.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Puluhan mahasiswa turun ke jalan dan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Bone, Jalan Jendral Ahmad Yani, pada Kamis (14/8/2025). Mereka menilai kebijakan ini memberatkan warga yang masih berjuang memulihkan ekonomi pasca pandemi dan menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Koordinator lapangan aksi, Rafli, menegaskan, pemerintah gagal berpihak pada rakyat dengan menaikkan target pajak secara drastis. “Di tengah kondisi sulit, pemerintah malah menambah beban masyarakat,” ujarnya.

Massa berharap dapat bertemu langsung dengan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, untuk meminta penjelasan. Namun, setibanya di kantor bupati, mereka hanya bertemu dengan Kepala Dinas Kominfo, Anwar, karena bupati tidak berada di tempat.

Tiga Pemuda di Parepare Bobol Mobil, Gasak 45 Senjata Mainan Senilai Rp15 Juta

Ketiadaan bupati memicu kekecewaan mahasiswa. Sebagian memilih duduk berdiam diri di halaman kantor sebagai simbol penolakan terhadap kebijakan tersebut. Mereka menganggap pemerintah menutup telinga dari aspirasi rakyat.

Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta pemerintah membatalkan kenaikan target PBB-P2 dan melakukan evaluasi ulang dengan melibatkan masyarakat. Rafli menegaskan aksi ini belum berakhir. “Jika bupati terus menghindar, kami akan datang lagi dengan massa yang lebih besar,” tegasnya.

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, BMKG Catat 186 Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *