Palopo – Pelemparan batu ambulans milik RSUD Morowali, Sulawesi Tengah, menggegerkan warga Palopo. Kejadian itu berlangsung di simpang empat lampu merah Masjid Jami, sekitar pukul 03.30 Wita.
Ambulans dengan nomor polisi DN 9304 G melaju pulang setelah merujuk pasien ke Rumah Sakit di Makassar. Ardi mengemudi kendaraan tersebut bersama seorang perawat. Tiba-tiba, batu besar menghantam kaca kanan hingga pecah dan hampir melukai mereka.
“Untung sopir dan perawat selamat. Namun keduanya tetap mengalami trauma berat,” ujar Dedi, rekan sopir, Sabtu (6/9). Ia menekankan bahwa kendaraan darurat seharusnya mendapat perlindungan, bukan serangan.
Kasus pelemparan batu ambulans ini menambah daftar insiden serupa di Palopo. Pelaku sebelumnya juga melempari sopir truk di depan Masjid Islamic Center dan di Jalan Ahmad Razak. Beberapa sopir bahkan mengaku pelaku menekan mereka untuk menyerahkan uang.
Warga mendesak polisi agar segera mengejar dan menangkap pelaku. Mereka menilai aksi itu sengaja dilakukan sebagai bentuk pemerasan terhadap kendaraan luar daerah. Meski begitu, aparat kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai motif maupun pelaku.





Komentar