MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa hingga Maret 2025, penyaluran kredit untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan telah menyentuh angka Rp61,60 triliun. Kredit tersebut telah diberikan kepada 915.709 debitur, yang berarti telah menjangkau sekitar 50% dari total pelaku UMKM di wilayah tersebut, yaitu sebanyak 1,8 juta entitas usaha.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, menjelaskan bahwa sebagian besar penerima kredit berasal dari segmen usaha mikro yang mencapai 853.619 debitur. Disusul oleh segmen usaha kecil dengan 57.525 debitur, serta segmen menengah yang mencapai 4.565 debitur.
“Pertumbuhan jumlah debitur di segmen usaha kecil cukup signifikan, yaitu meningkat 10,39% dibandingkan Maret 2024 yang hanya mencatat 52.109 debitur,”
— Muchlasin, Senin (26/5/2025).
OJK pun terus mengembangkan strategi guna memperluas cakupan penyaluran kredit, dengan target menjangkau seluruh pelaku UMKM di Sulawesi Selatan. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat sektor usaha mikro dan kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Dengan dorongan dari OJK, pelaku UMKM di Sulawesi Selatan semakin mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah dan tepat guna, yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. <spl>





Komentar