Jakarta – Utusan Donald Trump Presiden Amerika Serikat, Steve Witkoff, dijadwalkan tiba di Israel pada Kamis (31/7/2025) waktu setempat. Ia membawa mandat langsung dari Gedung Putih untuk menyelamatkan perundingan gencatan senjata Gaza dan mengurangi krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di wilayah Palestina. Selain itu, Witkoff menyiapkan rencana diplomasi yang memperkuat koordinasi dengan negara-negara mediator sehingga peluang kompromi terbuka semakin besar.
Utusan Donald Trump Bawa Misi Gencatan Senjata Gaza
Sebagai utusan Donald Trump, Steve Witkoff akan mengadakan pertemuan langsung dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia menargetkan kesepakatan damai dan membuka jalur kompromi politik untuk menghentikan konflik yang telah merenggut puluhan ribu nyawa warga Palestina. Selain itu, Witkoff menjadwalkan dialog intensif dengan pejabat keamanan Israel. Kemudian, ia juga berkoordinasi dengan pihak ketiga yang memiliki pengaruh besar dalam negosiasi sehingga proses perdamaian bergerak lebih cepat.
Negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Doha, Qatar, gagal menghasilkan kesepakatan pekan lalu. Kedua pihak saling menuding dan meningkatkan ketegangan. Sementara itu, tekanan internasional semakin kuat karena konflik tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Di sisi lain, negara-negara sahabat terus mendorong Israel dan Hamas menghentikan serangan serta membuka jalur kemanusiaan bagi warga sipil.
Hampir dua tahun pertempuran menelan lebih dari 60.000 korban jiwa di Gaza. Oleh sebab itu, Steve Witkoff segera menggelar pertemuan strategis dengan Benjamin Netanyahu. Selain itu, aksi protes besar di Tel Aviv dan Yerusalem menambah tekanan kepada pemerintah Israel agar menghentikan perang. Kemudian, Witkoff menegaskan pentingnya jalur politik sehingga penderitaan warga sipil segera berakhir dan solusi damai muncul lebih cepat.
Deklarasi Internasional Tekankan Solusi Dua Negara
Deklarasi internasional di Markas PBB, New York, menuntut Hamas mengakhiri kekuasaan di Gaza dan menyerahkan persenjataan kepada Otoritas Palestina. Selain itu, negara-negara mediator seperti Qatar, Mesir, Prancis, dan Arab Saudi mendorong pembentukan komite transisi di bawah Otoritas Palestina setelah gencatan senjata. Mereka menekankan langkah konkret agar solusi dua negara benar-benar terwujud sehingga perdamaian permanen dapat tercapai.





Komentar