Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Makassar Sulsel

Peran Saudagar Muslim Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi Sulsel, Sekdaprov: Kolaborasi dan Inovasi Adalah Kunci

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sekdaprov Sulsel), Jufri Rahman

Makassar — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sekdaprov Sulsel), Jufri Rahman, menegaskan bahwa peran saudagar Muslim, khususnya yang tergabung dalam Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI), sangat penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan kedaulatan pangan di daerah. Hal ini ia sampaikan saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-3 Majelis Pengurus Wilayah (MPW) ISMI Sulsel di Makassar, Selasa (3/6).

“Oleh karena itu, peran saudagar Muslim dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis keumatan menjadi sangat penting, terlebih jika digerakkan melalui pendekatan teknologi yang adaptif dan inovatif,” ujar Jufri.

FT UNM Pamerkan Karya Inovatif Berdampak

Menurutnya, kedaulatan pangan tidak hanya menyangkut soal ketersediaan bahan pokok, tetapi juga menyentuh aspek distribusi, aksesibilitas, hingga pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Dalam konteks ini, kontribusi nyata dari kalangan saudagar Muslim sangat dibutuhkan.

Jufri juga memandang forum Muswil ISMI ini bukan sekadar ajang konsolidasi organisasi, tetapi menjadi sarana strategis untuk merumuskan solusi atas tantangan-tantangan ekonomi umat di masa kini dan masa depan.

“Tema yang diangkat ini sangat relevan dan visioner. Kita tahu, tantangan global saat ini, mulai dari krisis pangan, perubahan iklim, disrupsi teknologi, hingga ketimpangan ekonomi, menuntut kita untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan mengedepankan keberpihakan kepada umat,” tegasnya.

FT UNM Perluas Sinergi Industri Melalui Campus Hiring FGDP

Ia pun menyatakan optimisme bahwa Muswil ini akan melahirkan gagasan segar serta program-program inovatif untuk membangun ekonomi umat yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Sulsel, katanya, sangat terbuka terhadap kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan hal tersebut.

“Melalui ISMI, saya berharap lahir sinergi nyata antara pelaku usaha, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan pangan di daerah ini,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Umum MPP ISMI Ilham Akbar Habibie juga menekankan pentingnya perhatian terhadap tiga aspek utama: pangan, ekonomi umat, dan inovasi teknologi. Ia menyebut bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan harus sejalan dengan kebijakan nasional.

PLT Rektor UNM Tekankan Prestasi Berkelanjutan

“Kita harus menekankan bagaimana menjalankan program kedaulatan pangan, karena ini sesuai kebijakan pemerintah pusat. Kita juga mendorong program usaha yang bisa membantu Negara dan bangsa kita,” ujar Ilham.

Jufri menutup sambutannya dengan ajakan agar semangat musyawarah dijadikan motor penggerak lahirnya solusi konkret bagi kemajuan umat dan daerah.

“Mari kita jadikan semangat musyawarah ini sebagai pendorong lahirnya solusi konkret bagi kemajuan umat dan daerah,” tutupnya.

Dengan kolaborasi kuat antar pemangku kepentingan dan inovasi yang berkelanjutan, peran saudagar Muslim diyakini akan menjadi kunci dalam memperkuat fondasi ekonomi Sulawesi Selatan ke depan. <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *