Close sidebar
Advertisement Advertisement
Nasional Sulsel

Presiden Prabowo Alokasikan 25 Ekor Sapi Kurban untuk 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan, Terberat Capai 1.244 Kg

Prabowo Subianto

Makassar – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan mengalokasikan 25 ekor sapi untuk disembelih pada perayaan Idul Adha 1446 H/2025. Sapi-sapi tersebut akan didistribusikan ke 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel), sebagai bagian dari program kurban yang diselenggarakan pemerintah.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Sumber Daya Manusia Provinsi Sulsel, Sultan Rakib, mengonfirmasi bahwa sapi-sapi untuk kurban telah siap dan akan disembelih pada tanggal 6 Juni 2025.

Pelantikan Kemendiktisaintek Tekankan Pelayanan

“Terdapat 25 ekor sapi, masing-masing satu ekor untuk Pemerintah Provinsi Sulsel dan satu ekor untuk setiap pemerintah kabupaten dan kota, total 24 ekor. Sapi kurban untuk Pemprov Sulsel memiliki bobot sekitar 1,2 ton,”
— ujar Sultan Rakib

Sapi kurban yang disediakan merupakan sapi jantan dengan jenis unggulan seperti Limosin, Simental Brahman Cross, Simental x Brahman, dan Glacian. Berat sapi bervariasi, dengan bobot terberat mencapai 1.244 kilogram dan yang terendah sekitar 802 kilogram. Semua sapi tersebut berasal dari wilayah Sulawesi Selatan dengan dukungan teknis dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Tim pencari sapi terdiri dari satu orang teknis dari pemerintah provinsi dan 24 teknisi dari masing-masing kabupaten dan kota. Selain itu, tim khusus dari Presiden Prabowo juga melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kualitas sapi kurban.

Kolaborasi FT UNM Lewat Outbound

Tahun lalu, sapi kurban Presiden disembelih di Kabupaten Bone, namun tahun ini proses penyembelihan akan berlangsung di Kota Makassar. Masing-masing daerah telah menerima jatah bantuan kurban dan penyembelihan akan dikoordinasikan oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian Agama untuk menjamin kesehatan dan keabsahan hewan kurban.

“Penyembelihan diserahkan sepenuhnya kepada daerah masing-masing untuk menentukan lokasi pelaksanaan dan kemudian diajukan ke Sekretariat Presiden untuk mendapat persetujuan,”
— kata Sultan Rakib

Program kurban ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan ibadah masyarakat, tapi juga mendukung pemberdayaan peternak lokal serta mempererat solidaritas sosial di Sulawesi Selatan. <spl>

Dekan FT UNM Kejar Target Kelulusan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *