Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Peristiwa Sulsel

Cekcok Berujung Maut, Pria di Maros Tikam Sepupunya hingga Tewas di Depan Rumah

Potret situasi pasca kejadian

Maros — Sebuah tragedi berdarah terjadi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Seorang pria berinisial Lira (59) tega menikam sepupunya sendiri, MJ (55), hingga tewas di depan rumah mereka di Dusun Borong, Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang. Insiden ini diduga dipicu oleh selisih paham antara keduanya.

“Awalnya korban datang ke rumah pelaku, lalu terjadi adu mulut. Dari cekcok itu kemudian pelaku menikam korban dengan pisau dapur,” kata Kasi Humas Polres Maros, Iptu Asgar, Rabu (5/6).

Prof Hasmyati Tampil dengan Lipa’ Sabbe Bugis Saat Menerima Penghargaan di Simposium Internasional Malaysia

Menurut keterangan pihak kepolisian, penikaman terjadi pada Selasa (4/6) sekitar pukul 15.30 WITA. Saat korban hendak meninggalkan rumah pelaku, pelaku tiba-tiba mengambil pisau dan mengejar korban hingga ke luar rumah, lalu menikamnya di bagian dada.

“Korban sempat melarikan diri, tapi pelaku terus mengejar dan menikam korban di bagian dada kanan,” jelas Asgar.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung melarikan korban ke Puskesmas terdekat, namun nyawa korban tidak tertolong karena luka tusuk yang cukup parah.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

“Korban meninggal dunia saat tiba di Puskesmas akibat luka tusukan yang cukup dalam,” tambahnya.

Pelaku sendiri langsung melarikan diri usai melakukan penikaman. Namun, pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil meringkus pelaku di sekitar rumahnya tidak lama setelah kejadian.

“Pelaku sudah kami amankan untuk diperiksa lebih lanjut. Saat ini masih dalam proses penyidikan,” ujar Asgar.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Peristiwa ini mengejutkan warga setempat, mengingat pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga dekat. Polisi masih mendalami motif selisih paham yang memicu aksi pembunuhan tersebut. <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *