Depok—Ratusan siswa dan alumni SMP Negeri 3 Depok menggelar aksi protes di depan sekolah mereka pada Jumat pagi (23/5), menyusul terungkapnya dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang guru berinisial IR terhadap sejumlah siswi.
Aksi demonstrasi ini digelar sebagai bentuk solidaritas dan tuntutan atas penanganan serius terhadap kasus tersebut. Para peserta aksi membawa poster dan spanduk yang berisi seruan untuk mencopot pelaku dan memberikan perlindungan terhadap para korban.
Menurut keterangan sejumlah siswa, dugaan pelecehan ini pertama kali mencuat pada 13 Maret 2025 ketika sebuah video percakapan tidak senonoh antara IR dan salah satu korban tersebar di grup WhatsApp kelas. Setelah video tersebut menjadi viral, pihak sekolah langsung menjatuhkan Surat Peringatan (SP) 1 kepada IR pada 10 April 2025.
Namun, tekanan publik yang semakin kuat mendorong pihak sekolah untuk mengambil langkah tegas. IR kemudian dikenai SP 2 dan dicabut izin mengajarnya di SMPN 3 Depok. Kepala sekolah telah mengonfirmasi bahwa guru bersangkutan tidak lagi menjalankan aktivitas mengajar di sekolah.
Pada Kamis, 22 Mei 2025, para korban yang didampingi oleh orang tua dan pihak sekolah resmi melaporkan kasus ini ke Polres Metro Depok. Kasus tersebut kini dalam penanganan kepolisian.
Dinas Pendidikan Kota Depok bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) juga turut menangani kasus ini, dengan memberikan pendampingan psikologis bagi para korban.
Ikatan Alumni SMPN 3 Depok (Ikabento) menyatakan dukungannya terhadap para korban dan menyatakan komitmen untuk mengawal proses hukum hingga tuntas. Mereka juga meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum dan tidak melakukan tindakan yang merugikan korban atau saksi.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan media nasional, menambah daftar panjang kekhawatiran mengenai keamanan dan perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Banyak pihak berharap kasus ini bisa menjadi momentum untuk memperketat pengawasan dan mendorong edukasi tentang batasan etika guru di sekolah. <spl>





Komentar