Bulukumba – Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengusulkan bantuan rehabilitasi rumah bagi warga yang menjadi korban angin puting beliung yang terjadi pada Kamis (12/6/2025) lalu. Bencana angin kencang tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada empat unit rumah warga yang tersebar di dua kecamatan berbeda.
Dua rumah yang rusak berada di Kecamatan Ujung Bulu, masing-masing milik Dahlia di Jl. Abd Azis, Kelurahan Tanah Kongkong, serta milik Buniati dan Hatua Bennu di Jl. Imam Bonjol, Kelurahan Bentenge. Sementara itu, satu unit rumah lainnya milik St. Haderiah yang berlokasi di Lingkungan Batuloe, Kelurahan Dannuang, Kecamatan Ujung Loe, juga mengalami kerusakan akibat puting beliung.
“Seluruh korban puting beliung sedang diusulkan untuk menerima bantuan rehabilitasi perbaikan rumah,” ungkap Kepala BPBD Bulukumba, Hasbullah, Selasa (24/6).
Lebih lanjut, Hasbullah menjelaskan bahwa wilayah Bulukumba memang memiliki sejumlah titik yang tergolong rawan terhadap bencana puting beliung. Tercatat, empat kecamatan masuk dalam zona risiko tinggi, yakni Kecamatan Gantarang, Ujung Loe, Ujung Bulu, dan Rilau Ale.
Selain risiko angin puting beliung, sejumlah kecamatan di Bulukumba juga rawan banjir. Wilayah dengan potensi banjir antara lain Kecamatan Ujung Bulu, Ujung Loe, sebagian wilayah Kecamatan Gantarang, Rilau Ale, serta Bontobahari.
Saat ini, Bulukumba tengah mengalami cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang turun hampir setiap hari, memperparah kondisi lingkungan dan meningkatkan risiko bencana susulan.
Pemerintah daerah terus mengimbau warga agar tetap waspada terhadap cuaca buruk serta melaporkan segera jika terjadi kerusakan atau potensi bahaya di lingkungan tempat tinggal mereka. Langkah tanggap darurat dan usulan bantuan akan terus diproses guna memastikan warga terdampak mendapat perlindungan dan bantuan yang layak. <spl>





Komentar