Bone – Semangat membangun olahraga domino sebagai budaya yang bermartabat di Kabupaten Bone makin terasa dengan akan digelarnya Turnamen Domino BerAmal Cup 1 (DBC 1). Turnamen ini diinisiasi langsung oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap perkembangan olahraga domino di daerah tersebut.
Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Daerah Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Bone dengan mengusung tema, “Dari Bone untuk Indonesia, mewujudkan domino sebagai olahraga dan budaya yang bermartabat.”
Turnamen dijadwalkan berlangsung pada 19–20 Juli 2025 mendatang, dan akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 50 juta. Yang menarik, panitia memastikan tidak ada biaya pendaftaran alias gratis untuk seluruh peserta, dengan seluruh biaya ditanggung oleh Bupati Bone.
Rangkaian persiapan telah dimulai, termasuk pembentukan panitia yang berlangsung pada Rabu malam, (25/6) di Deceng Center, Sekretariat PORDI Bone, Jalan Reformasi, Watampone. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua PORDI Bone, Andi Supriadi, mewakili Ketua Umum PORDI Bone, Prof. Dr. Syahabuddin, dan dihadiri oleh seluruh pengurus.
Dalam kesempatan itu, Sarmili ditunjuk sebagai Ketua Panitia dan Abdul Rahim sebagai Sekretaris Panitia. “Kepanitiaan sudah terbentuk, dan kami telah menyepakati aturan permainan yang mengacu pada regulasi resmi dari PB PORDI,” jelas Andi Supriadi.
Turnamen ini akan digelar di beberapa lokasi strategis, seperti Lapangan Tenis Rumah Jabatan Bupati Bone, Podium Lapangan Merdeka, dan Lapangan Basket Toddopuli yang semuanya berada di kawasan Kompleks Lapangan Merdeka, Watampone.
Sekretaris PORDI Bone, Rudi Hartono, menambahkan bahwa kuota peserta telah disiapkan sebanyak 512 pasangan, terbagi dalam dua kategori yaitu kelas eksekutif dan kelas umum. Kelas eksekutif akan diikuti oleh pejabat dan unsur Forkopimda Bone, sementara kelas umum terbuka bagi masyarakat dan pecinta domino.
Tak hanya kompetisi, turnamen ini juga menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Oleh karena itu, panitia telah menetapkan adanya wasit dan pengawas pertandingan, guna memastikan seluruh jalannya laga berlangsung dengan prinsip fair play.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan semangat gotong royong para pengurus, Turnamen Domino BerAmal Cup 1 menjadi bukti bahwa domino bukan sekadar permainan, tetapi telah berkembang sebagai olahraga rakyat yang mempersatukan dan membanggakan. <spl>





Komentar