Takalar — Pemerintah Kabupaten Takalar bersama Basarnas Makassar menggelar Workshop Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Kamis, (31/7). Kegiatan ini dibuka oleh Anggota Komisi V DPR RI, Drs. H. Hamka B. Kady, M.Si, yang menekankan pentingnya edukasi kebencanaan sebagai bagian dari kesiapsiagaan masyarakat.
“Saya mendukung penuh upaya Basarnas membangun kesiapsiagaan masyarakat. Saya juga mendorong peningkatan anggaran agar program pemberdayaan seperti ini terus berjalan,” ujar Hamka B. Kady saat menyampaikan sambutan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, yang mewakili Bupati Takalar, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Hamka B. Kady yang telah memfasilitasi dukungan anggaran dari Basarnas untuk Kabupaten Takalar.
“Indonesia sebagai negara tropis yang memiliki lautan dan pegunungan, sangat rentan terhadap bencana. Oleh karena itu, workshop hari ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan dasar masyarakat dalam melakukan pertolongan pertama di lokasi bencana atau situasi darurat,” kata Hasbi.
Edukasi Mandiri dan Kolaborasi Multi-Pihak Basarnas
Hasbi menegaskan bahwa edukasi tentang penanganan darurat adalah langkah awal untuk membentuk masyarakat tangguh. “Melalui workshop ini, masyarakat Takalar mendapatkan pengetahuan penting tentang tata cara penyelamatan jiwa dan penanganan kondisi darurat secara mandiri,” ungkapnya.
Ketua Panitia, H. Haris Supardi, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah membentuk kelompok masyarakat yang siap melakukan evakuasi mandiri saat bencana terjadi. “Kami ingin masyarakat tidak hanya menunggu bantuan, tapi juga mampu melakukan tindakan cepat saat dibutuhkan,” ujarnya.
Sebanyak 80 peserta mengikuti pelatihan ini, yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, PMI, relawan kemanusiaan, dan organisasi sosial lainnya. Direktur Bina Potensi Basarnas, Agus Haryono, S.S., M.B.A., juga hadir untuk memberikan dukungan dan mendorong kolaborasi lintas sektor.
Hamka B. Kady menutup workshop dengan menyematkan tanda peserta secara simbolis. Ia menyematkan tanda peserta di hadapan jajaran instansi, termasuk Basarnas, BPBD, Dinas Sosial, Kodim, TNI AL, PMI, dan RAPI.





Komentar