Luwu Timur – Warga Luwu Timur bernama Santi Ramadani (29) membuat geger masyarakat Desa Mandiri, Kecamatan Tomoni. Ia pulang dalam kondisi berdarah setelah hilang sejak Kamis sore, 2 Oktober 2025.
Warga menemukan motor korban terkunci di jalan kebun Rami. Lalu, polisi bersama warga menyisir kebun hingga malam hari. Namun, pencarian tidak menemukan korban. Kemudian, Kapolsek Mangkutana AKP Simon Siltu menegaskan bahwa korban pulang sendiri ke rumah.
Korban kembali dengan luka di kepala. Petugas medis segera memeriksa kondisinya dan menemukan bekas sayatan silet. Selanjutnya, keluarga menjelaskan bahwa korban melukai dirinya sendiri karena tekanan psikis. Lalu, Kapolsek menambahkan bahwa korban mengalami depresi setelah menghadiri sidang perceraian dengan suaminya di Pengadilan Agama Luwu Timur.
Polisi terus menyelidiki penyebab hilangnya korban. Sementara itu, warga merasa panik karena peristiwa ini mengguncang desa. Akhirnya, polisi menyimpulkan bahwa masalah rumah tangga memicu kondisi korban. Oleh karena itu, penyelidikan tetap berlanjut.
Selain itu, keluarga mengungkap bahwa korban menjalin hubungan baru dengan seorang pria sejak dua bulan lalu. Fakta tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa korban menghadapi tekanan batin yang berat.





Komentar