Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Profil

Bulog Parepare Salurkan Beras SPHP, Harga Mulai Terkendali

Foto Tumpukan karung beras SPHP

Parepare — Upaya menstabilkan harga beras di Kota Parepare mulai membuahkan hasil. Sejak Sabtu, (12/7), Perum Bulog Cabang Parepare mulai menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada para pedagang pengecer di sejumlah titik strategis.

Program SPHP ini menjadi langkah nyata dalam merespons kenaikan harga beras yang sempat menyulitkan masyarakat. Pimpinan Bulog Cabang Parepare, Mohammad Junaedy, menyatakan bahwa sistem distribusi kini menggunakan mekanisme baru yang lebih transparan dan efisien.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Bulog menerapkan aplikasi digital untuk mengawasi proses distribusi secara real-time. Kantor Pusat Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dapat langsung memantau pergerakan beras melalui sistem ini. “Semua pedagang wajib mengikuti proses verifikasi ulang, termasuk mereka yang sudah lama bermitra dengan kami,” ujar Junaedy, Minggu, (13/7).

Bulog bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Satgas Pangan, dan instansi lainnya melakukan proses verifikasi. Langkah ini memastikan bahwa distribusi tetap sesuai aturan yang berlaku. Dari total 40 mitra pedagang, baru lima yang berhasil lolos verifikasi dan mulai menerima pasokan beras SPHP. Proses verifikasi terhadap pedagang lainnya masih berlangsung secara bertahap.

Selain menyalurkan beras, Bulog aktif menyosialisasikan penggunaan aplikasi serta mengingatkan pedagang tentang kewajiban menjual beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp12.500 per kilogram. Bulog melarang penjualan di atas HET dan menegaskan adanya sanksi bagi pelanggar. “Kami prioritaskan distribusi ke pasar-pasar tradisional. Sebab, aktivitas jual beli di sana jauh lebih tinggi,” kata Junaedy.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Ia juga menekankan bahwa langkah ini bertujuan agar manfaat program langsung dirasakan oleh masyarakat. Hingga pertengahan Juli, Bulog telah menyalurkan sekitar 10 ton beras SPHP ke pasar.

Bulog bersama instansi pengawas terus mengawal jalannya program. Mereka memantau setiap tahapan, mulai dari distribusi hingga penjualan, demi memastikan program SPHP tepat sasaran dan berjalan sesuai harapan.

Tiga Pemuda di Parepare Bobol Mobil, Gasak 45 Senjata Mainan Senilai Rp15 Juta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *