Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Sulsel

Pembangunan Pasar Karisa Jeneponto Dimulai Pada 2026

Hamka B Kady, Anggota Komisi V DPR RI

Jeneponto — Kabar gembira datang bagi masyarakat Kabupaten Jeneponto. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran untuk membangun kembali Pasar Karisa Turatea pada tahun 2026. Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady, menyampaikan kepastian ini setelah mengikuti rapat kerja dengan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR.

“Alhamdulillah, Pasar Turatea sudah masuk dalam rencana anggaran tahun 2026 Kementerian PU,” ujar Hamka, Rabu, (22/7).

Tim Pengabdi UNM Perkuat Budidaya Ikan Pujananting

Ia menambahkan bahwa masyarakat Jeneponto telah lama menantikan pembangunan pasar ini demi memulihkan aktivitas ekonomi lokal yang sempat lumpuh akibat kebakaran.

Pasar Karisa Turatea adalah pasar utama di Kabupaten Jeneponto. Namun, pada tahun 2020, pasar ini luluh lantak dilalap si jago merah. Sedikitnya 945 kios dan seluruh isi di dalamnya musnah dalam kebakaran besar tersebut. Sejak saat itu, para pedagang harus berjuang mempertahankan usaha mereka dalam kondisi yang tidak memadai.

Hamka B Kady mendatangi Jeneponto dalam kunjungan kerja dan secara langsung mendengarkan aspirasi berbagai tokoh masyarakat yang meminta pembangunan kembali Pasar Turatea. Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto juga secara langsung memintanya untuk memperjuangkan rencana pembangunan pasar tersebut di tingkat pusat.

IKA Sosiologi FISIP Unhas Resmi Dilantik, Dr. Busman Pimpin Periode 2026-2030

Menurut Hamka, pasar tradisional ini bukan sekadar tempat jual beli. Lebih dari itu, Pasar Karisa Turatea adalah jantung perekonomian lokal yang menyediakan mata pencaharian bagi ratusan pedagang dan ribuan keluarga. Ia juga berperan sebagai penggerak ekonomi daerah dan menjadi pusat interaksi sosial masyarakat.

Dengan telah masuknya Pasar Karisa Turatea dalam rencana anggaran 2026, harapan baru pun tumbuh bagi para pelaku usaha lokal. Pemerintah meyakini bahwa pembangunan kembali pasar ini akan menghidupkan kembali denyut ekonomi Jeneponto yang sempat terhenti sejak lima tahun lalu.

Langkah ini membuktikan bahwa pemerintah dan wakil rakyat mampu mewujudkan aspirasi masyarakat ketika mereka memperjuangkannya dengan sungguh-sungguh. Pemerintah pusat pun menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebangkitan ekonomi daerah melalui pembangunan infrastruktur strategis.

FT UNM Wujudkan Gerakan Mappaccing UNM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *