Parepare – Suasana Pasar Lakessi di Kota Parepare kini terlihat lebih rapi dan tertib. Pemerintah Kota menata ulang seluruh pedagang yang sebelumnya berjualan di badan jalan dan area parkir. Selama bertahun-tahun, sekitar dua ratus pedagang memenuhi bahu jalan hingga mengganggu lalu lintas dan pejalan kaki.
Dinas Perdagangan Parepare memimpin proses penataan. Kepala Dinas, Andi Wisnah, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperindah wajah pasar. “Kami memindahkan pedagang luar ke dalam gedung. Jumlahnya sekitar dua ratus orang dan relokasi berjalan bertahap,” kata Wisnah pada Senin (27/10).
Tim lapangan mendata semua pedagang dan menyesuaikan lokasi lapak dengan jenis dagangan. Pemerintah menyiapkan tempat berjualan secara gratis tanpa pungutan biaya. “Kami mengundi nomor lapak agar pembagian berlangsung adil. Dengan cara ini, tidak ada pedagang yang iri karena perbedaan lokasi,” ujar Wisnah.
Beberapa pedagang mengeluh karena khawatir sepi pembeli. Mereka menilai lokasi di dalam gedung kurang strategis dibanding tempat lama di pinggir jalan. Namun Wisnah tetap yakin kondisi pasar akan membaik. “Kalau area luar sudah kosong, pembeli pasti masuk ke dalam,” tegasnya.
Tim penertiban terus berkeliling setiap hari untuk memastikan semua pedagang berpindah ke dalam gedung. Pemerintah juga mengubah bekas area jualan menjadi lahan parkir resmi agar kendaraan tidak lagi menumpuk di jalan.
Salah satu pedagang sayur, Rais, menginginkan lapak yang lebih luas. Menurutnya, ukuran tempat yang sekarang terlalu kecil untuk menampung dagangan. “Kami butuh lapak lebih lebar supaya sayuran bisa tertata rapi,” kata Rais.
Meski menghadapi kendala, para pedagang tetap mendukung kebijakan pemerintah. Mereka berharap penataan ini membuat Pasar Lakessi lebih nyaman bagi pembeli sekaligus menumbuhkan kembali semangat berdagang yang tertib.





Komentar