Pinrang — Sebuah truk pengangkut pasir mengalami kecelakaan tragis di Dusun Banga, Desa Padang Loang, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Senin (15/9/2025). Kendaraan tersebut terjun ke sungai sedalam sekitar lima meter setelah sopir mengikuti jalur yang ditunjukkan aplikasi Google Maps. Peristiwa ini menewaskan seorang kernet, sementara sopir dan satu kernet lainnya berhasil selamat.
Kapolsek Patampanua, Iptu Muis, menjelaskan bahwa truk tersebut berangkat dari Malimpung, Pinrang, menuju Kabupaten Sidrap. Sopir yang ingin mencari jalan pintas mengandalkan Google Maps, tetapi aplikasi justru mengarahkan mereka ke jalan sempit yang berbahaya. “Sopir tidak menguasai medan sehingga kendaraan jatuh ke sungai,” ungkap Muis.
Saat kejadian, truk berisi tiga orang, seorang sopir dan dua kernet. Salah satu kernet tewas setelah tubuhnya terjepit pintu mobil. Kondisi gelap dan derasnya arus sungai membuat warga sekitar tidak berani langsung turun untuk mengevakuasi korban. “Warga hanya bisa berjaga sambil menunggu tim SAR tiba,” jelas Muis.
Kernet lain yang selamat segera meminta pertolongan warga. Namun, sopir truk justru melarikan diri setelah kejadian. aparat kepolisian masih menelusuri keberadaan sopir tersebut untuk dimintai keterangan.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Petugas SAR yang tiba di lokasi harus berjuang melawan arus sungai yang deras untuk mengangkat jenazah korban dari dalam truk. Setelah beberapa jam, tim akhirnya berhasil mengevakuasi tubuh korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga.





Komentar