Pekanbaru – Mulai hari ini, Rabu, 28 Mei 2025 pukul 07.00 WIB, ruas Tol Pekanbaru–Padang Seksi Padang–Sicincin resmi dioperasikan secara fungsional tanpa tarif. Tol sepanjang 36 kilometer ini menjadi tol pertama yang beroperasi di Provinsi Sumatera Barat, menandai tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur wilayah tersebut.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa meskipun belum dikenakan tarif, pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik (UE) saat masuk dan keluar dari jalan tol. Ia menekankan pentingnya memastikan kartu dalam kondisi aktif dan memiliki saldo yang cukup.
“Meskipun belum dikenakan tarif, pengguna tetap diwajibkan melakukan tapping kartu Uang Elektronik (UE) saat masuk dan keluar dari jalan tol. Pastikan kartu dalam kondisi aktif dan memiliki saldo yang cukup,”
ujar Adjib dalam keterangan tertulis pada Selasa, 27 Mei 2025.
Pengoperasian tanpa tarif ini resmi dilakukan menyusul terbitnya Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Nomor 519/KPTS/M/2025 tanggal 19 Mei 2025 yang menetapkan bahwa tol tersebut dapat dioperasikan secara penuh.
Dari sisi manfaat, tol ini secara signifikan memangkas waktu tempuh dari Kota Padang menuju Sicincin. Jika sebelumnya perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam melalui jalan nasional, kini cukup 30 menit saja dengan menggunakan tol.
Dengan pengoperasian tol ini, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat setempat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Barat.
<spl>





Komentar