Close sidebar
Advertisement Advertisement
Nasional Pendidikan

Wamen Dikdasmen Tegaskan Proyek Laptop Rp9,9 Triliun Sudah Dihentikan Sejak Era Nadiem

Fajar Risa UI Haq

Nasional — Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Wamendikbudristek) Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah, Praptono, menegaskan bahwa proyek pengadaan laptop senilai Rp9,9 triliun sudah dihentikan sejak era kepemimpinan Mendikbudristek Nadiem Makarim. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di publik terkait kelanjutan proyek tersebut.

Praptono menyatakan bahwa proyek yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tersebut tidak lagi berjalan dan tidak dilanjutkan di masa kepemimpinan Nadiem.

Unit Usaha FT UNM Tawarkan Produk Unggulan Pertanian

“Proyek laptop Rp9,9 triliun itu kan program PEN 2021, dan sudah tidak berlanjut. Jadi bukan program Kemendikbudristek yang dilanjutkan di era Mas Menteri (Nadiem),” ujar Praptono kepada wartawan, Rabu (28/5/2025).

Ia juga menekankan bahwa pihaknya terbuka terhadap proses penyelidikan hukum yang saat ini sedang berjalan. Menurutnya, Kemendikbudristek akan bersikap kooperatif apabila diminta memberikan keterangan oleh aparat penegak hukum terkait proyek tersebut.

“Kami akan terbuka dan siap mendukung proses hukum jika memang diminta klarifikasi atau data terkait,” tambahnya.

Sepeda Listrik FT UNM Raih Apresiasi Rektor

Proyek pengadaan laptop senilai hampir Rp10 triliun itu sebelumnya menjadi sorotan publik setelah Kejaksaan Agung mulai menyelidiki dugaan korupsi dalam pelaksanaannya. Publik mempertanyakan efektivitas dan transparansi dari proyek tersebut, terutama karena anggarannya sangat besar dan hasil distribusinya belum dirasakan secara merata di sekolah-sekolah.

Dengan penjelasan ini, Praptono berharap masyarakat memahami bahwa proyek tersebut bukan merupakan bagian dari kebijakan yang masih berjalan di bawah kepemimpinan Nadiem Makarim saat ini. <spl>

FT UNM Pamerkan Karya Inovatif Berdampak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *