Takalar — Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Bupati Takalar, Muhammad Firdaus, menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan persiapan maksimal. Dalam apel pagi di halaman Kantor Bupati Takalar pada Senin (28/7), ia menegaskan bahwa semarak kemerdekaan harus terasa langsung oleh masyarakat, tidak hanya sebatas seremoni formal.
Firdaus meminta OPD, camat, lurah, hingga kepala desa agar mulai melakukan pembenahan, terutama pada kantor dan fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Ia menekankan bahwa penataan lingkungan kerja tidak hanya menciptakan suasana nyaman, tetapi juga mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan.
“Kita akan memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan RI. Untuk itu, saya minta semua pihak memperindah kantor dan memperhatikan tempat umum agar lebih menarik dan nyaman bagi warga,” tegas Firdaus di hadapan para ASN.
Tidak hanya fokus pada aspek fisik, Firdaus juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh layanan dilakukan secara humanis dan ramah agar masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, ia kembali mengingatkan pentingnya disiplin kerja. Seluruh ASN diminta untuk hadir tepat waktu dan benar-benar menjalankan tugasnya, bukan sekadar datang untuk mengisi absen. Firdaus ingin melihat perubahan nyata dalam budaya kerja pemerintahan yang lebih tertib dan produktif.
Selain itu, Bupati Takalar juga menyerahkan SK penunjukan pelaksana kegiatan aksi percepatan penurunan stunting tahun 2025. Ia berharap program ini dapat meningkatkan perhatian terhadap ibu hamil dan anak-anak, yang merupakan kelompok rentan dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
“Saya ingin ada transformasi ke arah yang lebih baik. Ini mencakup sikap, mental, dan etika kerja ASN. Semua harus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap peraturan dan kode etik,” tambahnya.
Firdaus berharap Pemkab Takalar tampil solid, bersih, dan hadir nyata bagi masyarakat dalam perayaan nasional dan layanan sehari-hari.





Komentar