JAKARTA, NGERTI.ID – Anggota MPR RI Erwin Aksa mengajak masyarakat Jakarta Barat memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan Jakarta menuju kota global.
Erwin Aksa menyampaikan ajakan tersebut saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama tokoh masyarakat, pemuda, dan warga Jakarta Barat pada 23 Juni 2026. Ia menggelar kegiatan itu untuk memperingati HUT DKI Jakarta sekaligus menyambut momentum Bulan Pancasila.
Menurut Erwin, kemajuan sebuah kota tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Ketahanan sosial masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran transformasi Jakarta.
Ia menilai Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika harus tetap menjadi landasan kehidupan masyarakat.
“Jakarta Barat adalah cermin kecil Indonesia dengan keberagaman suku, agama, dan latar belakang ekonomi. Di tengah modernisasi kota, nilai-nilai kebangsaan ini tidak boleh luntur. Pancasila harus menjadi napas dalam bertetangga dan bermasyarakat,” kata Erwin Aksa.
Erwin Aksa Soroti Ekonomi hingga Literasi Digital
Dalam sosialisasi tersebut, Erwin Aksa turut menyoroti sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat perkotaan. Ia menilai penguatan ekonomi warga perlu berjalan dengan semangat gotong royong.
Erwin mendorong masyarakat mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkembang di lingkungan sekitar.
Selain ekonomi, Erwin mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial. Tingginya aktivitas digital perlu diimbangi kemampuan memilah informasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks.
Menurutnya, semangat persatuan dan toleransi dalam NKRI serta Bhinneka Tunggal Ika penting ketika masyarakat berinteraksi di ruang digital.
Erwin juga mengajak warga meningkatkan kesadaran terhadap hukum dan ketertiban umum. Ia menilai pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara dapat membantu masyarakat menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Serap Aspirasi Warga Jakarta Barat
Selain menyampaikan materi, Erwin Aksa membuka ruang dialog bersama masyarakat. Warga menyampaikan sejumlah aspirasi dalam forum tersebut.
Mereka menyoroti pelayanan publik, fasilitas bagi pemuda, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat di Jakarta Barat.
Erwin menegaskan bahwa masyarakat harus menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama dan lingkungan menjadi salah satu bentuk penerapan nilai Pancasila.
“Pilar kebangsaan bukan sekadar teori di dalam kelas, melainkan aksi nyata bagaimana kita saling bantu saat tetangga membutuhkan, serta bagaimana kita menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan bersama,” pungkas Erwin.





Komentar