Kuala Lumpur, 28 Mei 2025 — Manchester United kembali menuai hasil mengecewakan setelah kalah 0-1 dari tim gabungan ASEAN All-Stars dalam laga persahabatan pasca-musim yang digelar di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Gol semata wayang dalam laga ini dicetak oleh kapten Timnas Myanmar, Maung Maung Lwin, di babak kedua.
Kekalahan ini menjadi pukulan tambahan bagi United yang sebelumnya mengalami musim buruk di Premier League dengan finis di peringkat ke-15, serta kalah di final Liga Europa. Meski menurunkan sejumlah pemain kunci seperti Casemiro, Harry Maguire, dan Rasmus Højlund, skuad Setan Merah gagal mencetak gol meski melepaskan 19 percobaan ke arah gawang.
Pelatih anyar United, Ruben Amorim, melontarkan kritik keras terhadap penampilan anak asuhnya. Ia menyebut timnya sebagai “chokers”, atau tim yang kerap gagal di momen-momen krusial.
“Kami kehilangan mental juara. Tak ada alasan untuk penampilan seperti ini, bahkan di laga persahabatan,” ujar Amorim seusai pertandingan.
Laga ini menjadi sorotan tajam publik dan media, mengingat perbedaan kualitas individu antara kedua tim. Kekalahan dari tim gabungan Asia Tenggara menambah daftar masalah yang harus segera diselesaikan oleh manajemen United, baik dari segi mentalitas pemain maupun strategi permainan.
Pertandingan ini juga menjadi ajang unjuk gigi bagi pemain-pemain ASEAN, yang menunjukkan semangat juang tinggi dan organisasi permainan yang solid. Maung Maung Lwin, sang pencetak gol kemenangan, menjadi bintang lapangan dan menginspirasi banyak pihak atas performanya.
Dengan hasil ini, Manchester United mengakhiri musim 2024/2025 tanpa gelar dan menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali kredibilitasnya sebagai salah satu klub elit Eropa. <spl>





Komentar