Makassar – Suasana khusyuk salat Jumat di Masjid Darul Falah, Makassar, mendadak berubah menjadi duka mendalam pada Jumat siang,(6/6). Ustaz Muhammad Yahya Waloni, yang tengah menyampaikan khotbah, tiba-tiba tersungkur di atas mimbar dan tak sadarkan diri. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 Wita, tepat saat khotbah kedua sedang berlangsung.
Menurut penuturan Ketua Masjid Darul Falah, Syahruddin Usman, Ustaz Yahya tampak begitu bersemangat saat memulai khotbah pertama. Ia menyampaikan pesan tentang ketauhidan dengan penuh semangat. Namun saat memasuki bagian kedua, suara sang ustaz mulai melemah. Beberapa menit kemudian, tubuhnya roboh dan mengejutkan seluruh jemaah yang hadir.
Pihak masjid segera membawa Ustaz Yahya ke Rumah Sakit Umum Bahagia yang terletak tak jauh dari lokasi. Sayangnya, nyawanya tak tertolong. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah langsung dibawa kembali ke Masjid Darul Falah untuk disemayamkan sementara sebelum diterbangkan ke Jakarta.
Istri almarhum, Fipil Filawati, mengonfirmasi bahwa jenazah sang suami akan dimakamkan di Jakarta. Penerbangan menggunakan maskapai Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6269 dijadwalkan lepas landas dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 20.25 Wita, dan diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 21.45 WIB.
Sebelum wafat, Ustaz Yahya diketahui melakukan safari dakwah ke sejumlah masjid di Kota Makassar sejak (1/6). Menurut keterangan sang istri, safari tersebut bertujuan untuk menggalang donasi dalam rangka pembangunan masjid. Bahkan, pada pagi hari sebelum wafat, Ustaz Yahya masih mengisi khotbah salat Idul Adha 1446 Hijriah di kawasan Jalan Rajawali.
Fipil mengenang sang suami sebagai sosok yang tetap terlihat sehat dan penuh semangat selama berada di Makassar. Ia menuturkan bahwa tidak ada keluhan serius yang dirasakan almarhum, kecuali rasa pusing ringan belakangan ini. Meski memiliki riwayat penyakit jantung bengkak, kondisi Ustaz Yahya tidak menunjukkan gejala yang mencemaskan sebelum kepergiannya.
Dengan kepergian Ustaz Yahya Waloni, dunia dakwah tanah air kehilangan salah satu sosok yang dikenal aktif menyuarakan pesan keislaman melalui berbagai mimbar. Kepergiannya yang mendadak di atas mimbar khutbah menjadi pengingat akan kematian yang bisa datang kapan saja, bahkan di tengah tugas mulia seorang dai. <spl>





Komentar