Bulukumba – Puskesmas Ujungloe dan Pemerintah Desa Lonrong terus berupaya menekan angka stunting di Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba. Puskesmas Ujungloe dan Pemerintah Desa Lonrong secara konkret menjalankan program Dapur Sehat Atasi Stunting selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 21–23 Juli 2025.
Puskesmas dan Pemdes Lonrong mengedukasi serta melatih langsung kader posyandu dan ibu rumah tangga memasak makanan bergizi. Tujuan utama program ini adalah membangun kesadaran masyarakat bahwa asupan gizi merupakan faktor penting dalam mencegah stunting sejak dini.
Kepala Desa Lonrong, Fahri Jalil, menyambut baik pelaksanaan program ini. Ia menilai sinergi antara tenaga kesehatan dan pemerintah desa sangat penting dalam menciptakan perubahan pola pikir masyarakat terkait kebutuhan gizi.
“Selaku pemerintah desa, kami sangat mendukung program ini. Karena adanya dapur sehat, masyarakat bisa belajar langsung bagaimana menyiapkan makanan bergizi dari bahan yang mudah ditemukan di sekitar,” ungkap Fahri, Rabu 23 Juli 2025.
Fahri menjelaskan program ini melatih peserta memasak menu sehat dan berdiskusi langsung dengan petugas gizi Puskesmas Ujungloe. Ia berharap para peserta bisa menyebarkan ilmu yang mereka peroleh ke lingkungan sekitar.
“Kami mendorong para kader di Desa Lonrong menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh agar mampu mencegah stunting sejak dini,” tuturnya.
Program Dapur Sehat menjadi salah satu inovasi strategis yang menggabungkan pendekatan edukatif, partisipatif, dan praktis. Puskesmas Ujungloe dan Pemerintah Desa Lonrong melibatkan masyarakat untuk membentuk pola konsumsi sehat di rumah tangga.
Puskesmas Ujungloe dan Pemerintah Desa Lonrong meyakini program ini akan menjadi model penanggulangan stunting jika mereka menjalankannya secara konsisten dan menyeluruh di Bulukumba.





Komentar