Bone – Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mulai memperbaiki 11 ruas jalan strategis sepanjang tahun 2025. Proyek ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membenahi infrastruktur dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Bone, H. Askar, menjelaskan bahwa pelaksanaan perbaikan jalan saat ini berlangsung aktif di berbagai titik. “Sebanyak 11 ruas jalan kami kerjakan tahun ini. Ini wujud nyata dari komitmen pimpinan daerah untuk memperkuat akses masyarakat,” kata Askar pada Rabu (23/7).
Pemerintah daerah menaikkan anggaran perbaikan jalan secara signifikan. Jika pada tahun sebelumnya hanya mengalokasikan Rp6,5 miliar, tahun ini Pemkab Bone menganggarkan hingga Rp80 miliar. Lonjakan anggaran ini terjadi berkat efisiensi belanja oleh Bupati dan Wakil Bupati Bone, serta dukungan dana tambahan dari Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Pusat.
Peningkatan kualitas jalan ini bertujuan mempercepat pergerakan logistik, membuka akses ekonomi di wilayah-wilayah produktif, serta memudahkan aktivitas warga, terutama petani dan pelaku usaha lokal.
Warga Kelurahan Toro, Addang (33), merasa bersyukur melihat jalan rusak di daerahnya akhirnya mendapat perhatian. “Alhamdulillah, jalan ini sudah lama rusak dan kami menantikan perbaikannya. Mudah-mudahan bisa mendongkrak ekonomi warga,” ujarnya.
Menurut Addang, mayoritas warga di daerahnya bekerja sebagai petani. Selama ini, kondisi jalan yang rusak membuat pembeli enggan masuk saat musim panen. “Kami sering jual hasil panen dengan harga rendah karena pembeli malas datang. Kalau jalannya bagus, harga bisa lebih bagus juga,” tambahnya.
Ruas-ruas jalan yang masuk dalam program perbaikan tahun ini mencakup Jalan Sungai Brantas, Jalan Perintis, Jalan Andi Malla Arung Manajeng, serta ruas-ruas penghubung seperti Toro–Panyula, Lampoko–Wollangi, Wellulang–Ulo, dan lainnya.
Dengan program ini, Pemkab Bone berharap mobilitas warga semakin lancar dan roda ekonomi daerah terus berputar.





Komentar