Jakarta — Jurnalis ternama Najwa Shihab mengungkapkan kesedihan mendalam atas kepergian suami tercinta, Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, yang dimakamkan satu liang lahad dengan putri mereka, Namiyah Binti Assegaf. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (23/5/2025), Najwa membagikan momen haru tersebut.
“TEMPAT KEDUANYA LURUH,”
— tulis Najwa Shihab dalam unggahan Instagram tersebut, menggambarkan pertemuan suami dan putrinya di alam baka. Namiyah, putri mereka, hanya hidup selama satu hari dan meninggal pada 15 Desember 2011.
Najwa mengenang suaminya sebagai sosok yang menjadi penunjuk arah dan ketenangan bagi keluarganya.
“Kami mendekap tangannya, juga hatinya. Ibrahim adalah penunjuk arah kami, ketenangan kami, rumah kami. Sedangkan Namiyah hanya bersama kami selama satu hari, tapi ia menetap di hati kami, selamanya. Kini mereka saling berdekapan—ayah dan anak perempuannya, satu kehidupan penuh, satunya helaan napas singkat, dalam rengkuhan tanah yang sama,”
— tulis Najwa Shihab saat menceritakan sososk suaminya.
Najwa juga membayangkan pertemuan antara suami dan putrinya di alam lain.
“Kami bayangkan ia meraih tangan ayahnya, ‘Abi, sini… Namiyah sudah di sini’. Pertemuan yang tak bisa diberikan dunia kepada mereka, dan dipenuhi oleh dunia berikutnya—dengan lembut, seutuhnya,”
— ungkap Najwa Shihab
Dalam unggahan tersebut, Najwa menyampaikan terima kasih atas doa, ucapan duka, dan kiriman bunga dari para pelayat.
“Terima kasih atas semua doa, harum bunga, dan pesan-pesan, cinta kalian menyangga kami saat kami tak punya daya untuk berdiri. Dari istri selama 28 tahun, dan seorang anak lelaki berusia 24. Al-Fatihah untuk Ibrahim dan Namiyah,”
— tulis Najwa Shihab dalam akun instagram pribadinya
Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf meninggal dunia pada Selasa (20/5) pukul 14.29 WIB di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional pada usia 54 tahun. Ia dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Rabu (21/5), dalam satu liang lahad bersama putri mereka, Namiyah.
Ungkapan duka Najwa Shihab ini menggambarkan kedalaman cinta dan kehilangan yang dirasakan, serta kekuatan dalam menghadapi perpisahan dengan orang-orang tercinta. <spl>





Komentar