Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Kampus

UMI Makassar dan Jeneponto Resmikan Kelurahan Binaan

Potret saat penandatanganan berlangsung

Jeneponto – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar bersama Pemerintah Kabupaten Jeneponto menandatangani MoU sebagai langkah awal peresmian Kelurahan Binaan. Kerja sama ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong peningkatan pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat di daerah Butta Turatea.

Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor Bupati Jeneponto, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Senin (18/8/2025). Rektor UMI Makassar Prof Hambali Thalib dan Bupati Jeneponto Paris Yasir menandatangani langsung nota kesepahaman tersebut. Acara turut hadir Wakil Bupati Islam Iskandar, Sekda Muh Arifin Nur, Lurah Bontotangnga, serta beberapa petinggi kampus UMI.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

UMI Makassar memilih Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, sebagai salah satu dari 36 desa dan kelurahan binaan di Sulawesi Selatan. Program ini menegaskan peran perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma, khususnya pengabdian masyarakat dan perluasan akses pendidikan tinggi.

Komitmen Kelurahan Binaan

Rektor UMI Prof Hambali Thalib menegaskan bahwa program ini bukan sekadar peresmian administratif, melainkan langkah konkret untuk membangun masyarakat yang lebih maju. “Kita berharap MoU ini menjadi dasar tindak lanjut dalam pengembangan sumber daya desa, administrasi, hingga aspek lain yang sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa Kelurahan Binaan di Jeneponto masuk sebagai titik ke-36 binaan UMI di Sulawesi Selatan. Menurutnya, keberadaan program ini akan mendorong berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, hingga kewirausahaan masyarakat.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Sementara itu, Bupati Jeneponto Paris Yasir menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Ia menilai kehadiran UMI di Jeneponto menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk mengakses pendidikan lebih luas sekaligus memperkuat potensi lokal. “Insyaallah ke depan badan wakaf UMI akan membuat percontohan peternakan kuda sebagai ikon kebanggaan Jeneponto, semoga ini segera terwujud,” ujarnya.

Selain fokus pada beasiswa pendidikan, program ini juga diarahkan pada pelatihan keterampilan, peningkatan layanan kesehatan, serta pengembangan potensi daerah. Sebagai penanda kerja sama, Pemkab Jeneponto memberikan cendera mata berupa miniatur Patung Kuda kepada pihak UMI, simbol kekhasan daerah sekaligus harapan agar kolaborasi ini membawa manfaat nyata.

Kerja sama ini menunjukkan bagaimana sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat membuka jalan bagi pemberdayaan masyarakat yang lebih inklusif serta berkelanjutan.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *