Makassar — Prosesi adat mappettuada antara Zulfikar Nur Alamsyah dan Roidah Halilah Falih Ichsan berlangsung penuh khidmat dan hangat di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Minggu (8/6). Acara ini menjadi sorotan karena menyatukan dua keluarga besar tokoh Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan mendiang Ichsan Yasin Limpo (IYL), dua sahabat lama yang pernah menjabat kepala daerah.
Mappettuada, yang merupakan tradisi adat Bugis sebagai bentuk lamaran resmi dalam adat pernikahan, menjadi momentum penting yang mengikat tali silaturahmi dan persahabatan dua keluarga tersebut dalam ikatan kekeluargaan yang lebih dalam.
Zulfikar, putra ketiga dari IAS dan Aliyah Mustika Ilham, akan melangsungkan pernikahan dengan Falih, putri ketiga dari pasangan mendiang Ichsan Yasin Limpo dan Novita Madonza Amu. Keduanya berasal dari keluarga dengan latar belakang publik yang kuat namun memilih jalur kehidupan yang lebih privat.
Dalam prosesi mappettuada, hadir sejumlah tokoh penting dari berbagai latar belakang. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin tampak berada di barisan tamu undangan, disusul tokoh-tokoh seperti Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, anggota DPR RI Syamsu Rizal MI, Ketua Gapeksindo Sulsel Amirullah Nur Saenong, hingga mantan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang. Turut pula hadir jajaran pejabat kampus, anggota DPRD Sulsel lintas fraksi, serta beberapa tokoh keluarga besar Yasin Limpo dan IAS.
Sebelumnya, pada Januari 2025 lalu, telah dilakukan prosesi A’jangang-jangang di Rumah Jabatan Bupati Gowa. Prosesi tersebut merupakan tahap awal dalam adat Makassar sebelum mappettuada. Kala itu, keluarga besar IAS secara resmi menyampaikan niat baik kepada keluarga Falih. Prosesi diterima langsung oleh Irman Yasin Limpo, adik dari mendiang Ichsan.
Dalam video yang diunggah Adnan Purichta Ichsan di akun Instagram-nya, terlihat suasana penuh haru ketika calon mempelai pria, Zulfikar, didampingi ibunya, Aliyah, bersilaturahmi dengan keluarga besar calon mempelai perempuan. Adnan, yang juga mantan Bupati Gowa dan kakak kandung Falih, memberikan restu dan doa terbaik untuk kelancaran pernikahan mereka.
Kisah Falih dan Zulfikar menyentuh hati banyak orang. Falih, lulusan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, dikenal dekat dengan sang ayah semasa hidup. Ia sering terlihat menemani Ichsan dalam berbagai kesempatan, bahkan ketika menjalani perawatan medis di luar negeri. Unggahan kenangan Falih tentang sang ayah di media sosial menggambarkan kedekatan mereka yang luar biasa.
Sementara itu, Zulfikar merupakan alumni Monash University, Australia, yang lebih menekuni dunia akademik ketimbang politik. Ibunya, Aliyah Mustika Ilham, pernah menyatakan rasa bangganya ketika kedua putranya menyelesaikan studi bersamaan pada akhir 2018 lalu. Dalam pernyataannya, Zulfikar menyebut sang ibu sebagai sosok yang kuat dan menjadi malaikat penjaga keluarga mereka.
Pernikahan antara Falih dan Fikar tidak hanya menyatukan dua hati, tapi juga merekatkan kembali hubungan persahabatan dua figur penting Sulsel yang telah lebih dahulu menapaki karier politik bersama sejak 1999. Kini, persahabatan itu diteruskan oleh generasi penerus dalam nuansa yang lebih hangat dan kekeluargaan. <spl>





Komentar