Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Makassar

Ulla: di KNPI Makassar tidak ada Tempat untuk Badut yang Gemar dengan Bunyi-bunyian

ilustrasi

Makassar – Ketua DPD KNPI Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram, kembali menegaskan pentingnya integritas dalam memimpin organisasi kepemudaan. Ia melayangkan kritik tajam kepada oknum yang mengatasnamakan diri sebagai ketua organisasi pemuda, namun justru lebih aktif menggiring opini di media sosial daripada menghadirkan kerja-kerja nyata.

“Kalau hanya bisa teriak-teriak di medsos, menyebar narasi pesanan, menyerang orang atas nama organisasi, itu bukan pemimpin pemuda. Itu buzzer bayaran. Dan itu terlalu hina untuk disandingkan dengan nama besar KNPI,” tegas Ikram.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Menurutnya, ada pihak yang menggunakan nama besar KNPI, tetapi tidak punya dasar bahkan tidak pernah mengikuti proses organisasi. “Kalau mentalnya hanya sanggup jadi buzzer, Kesannya seperti badut” ujar Ikram.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Perencanaan Strategis DPD KNPI Makassar, Syahrullah Sanusi, turut angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa pernyataan Ketua Ikram ditujukan kepada oknum yang sering membawa nama KNPI Kota Makassar, padahal tidak pernah melalui proses organisasi yang etis. iya juga menambahkan bahwa pernyataan Ikram sebagai bentuk penegasan terhadap prinsip dan marwah organisasi.

Ketua Bidang Perencanaan Strategis DPD KNPI Makassar, Syahrullah Sanusi

“Badut yang dimaksud oleh Ketua Ikram ditujukan kepada oknum yang sering membawa-bawa nama KNPI Kota Makassar, padahal status keorganisasiannya tidak jelas. Saya menganggapnya cuma suara sumbang yang datang entah dari mana. Kami di KNPI sibuk bekerja dan menguras ide-ide. Tidak ada waktu untuk bunyi-bunyian,” ujar Ulla sapaan akrapnya.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Ia menambahkan bahwa KNPI saat ini tengah fokus membangun ekosistem kepemudaan yang solutif dan progresif. “Kami sedang siapkan program konsultasi dan bantuan hukum gratis, klinik kesehatan, hingga platform digital organisasi. Kami lebih memilih kerja nyata daripada gaduh di media social. cari panggung sana sini padahal yang dibicarakan kosong” lanjutnya.

DPD KNPI Makassar di bawah kepemimpinan Ikram menegaskan akan terus mendorong transformasi organisasi yang berorientasi pada kebermanfaatan, bukan sensasi. Kritik yang dilontarkan, menurut mereka, bukan untuk menciptakan polemik, melainkan sebagai pengingat bahwa pemuda harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar suara gaduh. <red>

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *