Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menerima mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Sabtu siang (04/10/25). Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB itu berjalan sekitar dua jam.
Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, membenarkan bahwa pertemuan telah selesai pada sore hari, meski tidak memberikan rincian pembicaraan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi baik dari Istana maupun Presiden Prabowo terkait isi pertemuan.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, yang sempat hadir, menegaskan bahwa pertemuan itu bersifat silaturahmi. “Ya, tokoh-tokoh yang pernah mempunyai jasa kepada bangsa dan negara ini pertemuan silaturahmi,” ujarnya sebelum menghadiri doa bersama HUT ke-80 TNI di Monas.
Pertemuan jokowi dan prabowo kali ini bukan yang pertama. Pada Juli 2025 lalu, keduanya juga sempat bertemu di Solo untuk membicarakan hasil lawatan kenegaraan serta isu perdagangan internasional, termasuk perjanjian CEPA dengan Uni Eropa.
Meski disebut silaturahmi, durasi dua jam membuat publik berspekulasi ada agenda strategis yang turut dibahas. Namun, pihak Prabowo maupun Jokowi belum memberikan konfirmasi resmi.
Pertemuan ini menegaskan bahwa komunikasi antar dua tokoh penting bangsa tetap terjaga. Di tengah dinamika politik nasional, kehadiran Jokowi di Kertanegara memberi sinyal pentingnya menjaga stabilitas, persatuan, dan kesinambungan kepemimpinan nasional.





Komentar