Spanyol – Manuel Pellegrini, pelatih asal Chile yang dikenal dengan julukan “El Ingeniero” karena latar belakangnya sebagai sarjana teknik sipil, kembali mencuri perhatian dunia sepak bola. Di usia 71 tahun, ia sukses membawa Real Betis ke final UEFA Conference League 2024/2025, pencapaian bersejarah bagi klub asal Sevilla tersebut.
Pellegrini dikenal dengan pendekatan ilmiah dan sistematis dalam melatih. Gaya kepemimpinannya yang tenang dan penuh perhitungan membuatnya dihormati oleh para pemain dan kolega.
“Pellegrini sama (dengan Arsene Wenger). Ia bisa sangat marah, misalnya jika ia memberi Anda kepercayaannya tetapi Anda tidak mengembalikannya. Namun, biasanya dia sangat tenang,”
ujar Samir Nasri, mantan anak asuhnya di Manchester City.
Karier kepelatihan Pellegrini membentang lintas benua. Ia memulai di Chile, kemudian merantau ke Ekuador, Argentina, Spanyol, Inggris, dan Tiongkok. Prestasinya mencakup membawa Villarreal ke semifinal Liga Champions 2005/2006, mempersembahkan gelar Premier League untuk Manchester City pada musim 2013/2014, dan kini mengantarkan Real Betis ke final kompetisi Eropa pertamanya.
Final UEFA Conference League antara Real Betis dan Chelsea akan berlangsung di Stadion Tarczynski Arena, Wrocław, Polandia, pada Rabu, 28 Mei 2025. Pellegrini menegaskan bahwa timnya tidak merasa sebagai underdog meskipun menghadapi klub sebesar Chelsea.
“Kami tidak merasa sebagai underdog. Kami telah bekerja keras untuk mencapai titik ini dan siap memberikan yang terbaik,”
katanya dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Pencapaian ini menandai babak baru dalam karier Pellegrini dan sejarah Real Betis. Dengan pengalaman dan pendekatan ilmiahnya, “El Ingeniero” siap mengukir prestasi gemilang bersama Los Verdiblancos di kancah sepak bola Eropa. <spl>





Komentar