Close sidebar
Advertisement Advertisement
Peristiwa

Kebakaran Hebat Landa Perumahan Guru di Simalungun, Empat Rumah Ludes Terbakar

Komplek rumah guru

Simalungun — Kebakaran besar melanda kompleks perumahan guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 0951582 Tiga Rejo, Nagori Tiga Bolon, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Minggu (25/5) sore. Insiden tersebut menghanguskan empat bangunan, terdiri dari tiga rumah dinas guru dan satu unit kantin sekolah.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut keterangan warga setempat, api pertama kali muncul dari salah satu rumah yang saat itu dalam keadaan kosong. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian memicu ledakan tabung gas.

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, BMKG Catat 186 Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara

“Api tiba-tiba muncul dari bagian dapur rumah yang sedang kosong. Angin kencang membuat api cepat merambat ke rumah-rumah lainnya yang berdinding papan,”
Putra Sinaga, salah satu guru yang rumahnya ikut terbakar.

Warga bersama aparat setempat langsung berusaha memadamkan api sembari menunggu bantuan dari pemadam kebakaran. Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan setelah hampir satu jam berjibaku, namun seluruh bangunan yang terbakar sudah rata dengan tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, langsung meninjau lokasi kejadian didampingi Ketua TP PKK dan jajaran pemerintah daerah. Dalam kunjungannya, ia menyampaikan rasa prihatin dan mengapresiasi solidaritas warga sekitar yang turut membantu proses evakuasi.

35 Siswa di Maros Diduga Keracunan Usai Bukber di SMPN 3 Camba, Puluhan Dirawat

“Ini musibah yang sangat kita sesalkan, namun kita bersyukur tidak ada korban jiwa. Pemerintah daerah akan memberikan bantuan darurat dan berupaya mempercepat proses pemulihan bagi para korban,”
Bupati Anton Achmad Saragih.

Bupati juga menyerahkan bantuan berupa sembako, perlengkapan tidur, serta kebutuhan pokok lainnya kepada para korban kebakaran. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk mengevaluasi kembali kondisi perumahan dinas, khususnya yang memiliki instalasi listrik dan peralatan gas berisiko tinggi.

Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Para guru yang kehilangan tempat tinggal untuk sementara waktu ditampung di rumah warga sekitar dan bangunan sekolah.

Remaja 18 Tahun Tewas Diduga Ditembak Polisi Di Makassar,LBH Makassar Desak Proses Hukum Pelaku

Pihak kepolisian dan tim pemadam kebakaran masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, sembari mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik tua atau penggunaan kompor gas yang tidak diawasi. <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *