Makassar – Pemuda Kabupaten Takalar, Alung Pratama, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) atas langkah tegas, profesional, dan berintegritas dalam menangani kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Takalar.
Alung menilai, penanganan perkara tersebut menunjukkan komitmen Kejati Sulsel dalam menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah Kejati Sulsel yang berani dan tegas dalam menangani kasus ini. Ini membuktikan bahwa hukum ditegakkan tanpa melihat jabatan ataupun kekuasaan,” ujar Alung Pratama, pada Kamis (8/1). Menurutnya, proses hukum yang telah berjalan hingga tahap penetapan tersangka dan dinyatakannya berkas perkara lengkap menjadi bukti bahwa supremasi hukum masih dijunjung tinggi.
“Tahapan hukum yang sudah dilalui menunjukkan bahwa Kejati Sulsel bekerja secara profesional dan sesuai prosedur. Ini menjadi harapan bagi masyarakat yang mendambakan keadilan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Alung menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi pesan moral bagi seluruh pejabat publik agar tidak menyalahgunakan jabatan yang diemban. “Kasus ini adalah peringatan keras bahwa jabatan tidak bisa dijadikan tameng untuk menghindari pertanggungjawaban hukum,” tegasnya.
Ia pun berharap Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan tetap konsisten mengawal proses hukum hingga tuntas secara transparan dan akuntabel demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. “Kami berharap Kejati Sulsel terus mengawal perkara ini sampai selesai agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum semakin kuat,” tutup Alung.
Penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih serta melindungi hak-hak masyarakat dari praktik penipuan dan penyalahgunaan wewenang.





Komentar