Close sidebar
Advertisement Advertisement
Uncategorized

Darurat! Jembatan Kayu Nyaris Ambruk, Warga Nekat Buat Rakit

Warga menyeberangi sungai menggunakan rakit darurat karena jembatan di Luwu Utara rusak parah.
Warga di Kecamatan Seko terpaksa menyeberangi sungai dengan rakit darurat setelah jembatan di Luwu Utara rusak.

Luwu UtaraJembatan rusak Luwu Utara nyaris ambruk dan mengisolasi enam desa di Kecamatan Seko. Jembatan kayu sepanjang sekitar 30 meter itu menghubungkan Desa Embonata dengan lima desa lain, namun usia membuat papan-papannya bolong dan berbahaya untuk dilewati warga.

Warga bersama anggota TNI menutup jembatan sementara dan membangun rakit darurat. Mereka menggunakan rakit sederhana itu untuk menyeberangkan pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Dengan begitu, warga tetap bisa menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan meski akses utama terancam putus.

Pelantikan Kemendiktisaintek Tekankan Pelayanan

Sertu Rahmat, Babinsa Kodim 1404 Palopo, menjelaskan, “Kami sepakat membuat penyeberangan darurat agar warga tetap bisa menyeberang. Warga harus berhati-hati terutama saat hujan karena aliran sungai menjadi sangat deras.”

Selain itu, warga meminta pemerintah daerah segera membangun jembatan permanen. Dhial, salah satu warga, menegaskan, “Kami ingin pemerintah daerah segera memperbaiki atau membangun jembatan baru agar aktivitas warga kembali normal.”

Dengan langkah cepat dari warga dan TNI, warga tetap bisa menyeberang sungai dan mengurangi risiko kecelakaan akibat jembatan rusak Luwu Utara.

Kolaborasi FT UNM Lewat Outbound

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *