Close sidebar
Advertisement Advertisement
Internasional Nasional Peristiwa

WNA Australia Tewas Ditembak di Bali, Pelaku Diduga WNA

Ilustrasi Penemuan Mayat WNA Australia Ditembak Mati Di Bali

Denpasar – Dua warga negara Australia menjadi korban penembakan di sebuah vila di Desa Munggu, Mengwi, Badung, Bali, Sabtu (14/6) sekitar pukul 00.15 WITA. Satu korban berinisial ZR (33) tewas di tempat akibat luka tembak di dada dan kaki. Sementara korban lainnya, SG (35), mengalami luka dan kini dirawat intensif di rumah sakit. Insiden ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Jansen Avitus Panjaitan. Polisi menduga dua pelaku penembakan merupakan warga negara asing (WNA).

Menurut keterangan saksi, pelaku pertama datang menggunakan sepeda motor matic dengan mengenakan jaket ojek online, helm hitam, dan masker. Ia sempat berbicara dengan bahasa asing kepada petugas keamanan, menyebutkan, “I can’t start my bike.” Pelaku kedua datang dengan mengenakan jaket oranye terang dan masuk ke area vila melalui jalur berbeda. Pelaku ini diduga langsung menembak korban ZR saat berada di dalam kamar mandi. SG yang mendengar keributan, ikut menjadi sasaran tembakan di kamar sebelah.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Dari olah TKP, polisi menemukan 17 selongsong peluru, dua proyektil utuh, serta pecahan proyektil lain di dalam vila. Kedua pelaku disebut melarikan diri usai melakukan aksinya. Rekaman CCTV di lokasi sedang diperiksa untuk membantu proses identifikasi lebih lanjut. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi termasuk istri korban yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Barang bukti juga dikumpulkan oleh tim forensik dari Polda Bali dan Polres Badung.

Media internasional seperti Associated Press (AP) dan Herald Sun Australia turut melaporkan insiden ini. AP menyebutkan bahwa korban tewas bernama Zivan Radmanovic, sementara korban luka dikaitkan dengan kalangan sosialitas Australia. Herald Sun menduga kasus ini berpotensi berkaitan dengan jaringan kejahatan terorganisir. Namun hingga kini, motif pasti pelaku masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

Polda Bali telah membentuk tim khusus gabungan untuk mengusut tuntas kasus penembakan tersebut. Fokus penyelidikan diarahkan pada rekam jejak digital dan identitas pelaku yang terekam CCTV. Interpol juga disebut siap dilibatkan jika pelaku terbukti WNA dan melarikan diri ke luar negeri. Kasus ini menarik perhatian luas karena menyangkut keselamatan wisatawan asing di Bali. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi belum terverifikasi. <spl>

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *