Close sidebar
Advertisement Advertisement
Nasional Peristiwa

Anggota TNI AL Dikeroyok di Terminal Arjosari Malang, Luka Parah dan Tiga Pelaku Ditangkap

Ilustrasi Pengeroyokan

Malang – Kekerasan terjadi di kawasan Terminal Arjosari, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (28/6), ketika seorang anggota TNI Angkatan Laut menjadi korban pengeroyokan brutal yang dilakukan oleh sekelompok pria diduga juru panggil penumpang atau jupang. Peristiwa yang terekam dalam sebuah video itu memperlihatkan korban bersimbah darah, terutama di bagian kepala, dengan luka parah yang mengundang perhatian para pengguna terminal.

Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati, menjelaskan bahwa insiden bermula dari cekcok antara korban dan salah satu jupang. Perselisihan itu kemudian memicu pengeroyokan oleh sekitar lima hingga enam orang yang langsung mengerubungi korban tanpa sempat dicegah oleh petugas terminal.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

“Informasi awal yang kami terima, korban terlibat adu mulut dengan salah satu pelaku. Setelah itu, beberapa orang datang dan langsung melakukan kekerasan secara bersama-sama. Beberapa kru bus berusaha melerai, tapi para pelaku bertindak sangat agresif,” ujar Mega.

Korban langsung dievakuasi oleh salah satu kru bus menuju petugas terminal sebelum akhirnya dilarikan ke RS Saiful Anwar. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami luka cukup serius di wajah dan kepala, serta mengalami pembengkakan di area mata.

Pihak Polisi Militer TNI AL bersama kepolisian segera bergerak cepat menindaklanjuti kejadian ini. Tiga orang yang diduga terlibat langsung telah berhasil diamankan dan kini tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut. “Ketiga pelaku tersebut akan diserahkan kepada pihak kepolisian guna diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Mega menegaskan.

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, BMKG Catat 186 Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara

Identitas korban belum diungkapkan secara resmi, namun pihak berwenang memastikan bahwa yang bersangkutan adalah prajurit aktif TNI AL. Sementara itu, situasi di Terminal Arjosari kini telah dikendalikan dan aparat gabungan disiagakan untuk mencegah insiden serupa terulang. <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *