Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan APBD 2024 dalam sidang paripurna DPRD Makassar, Senin (30/6/2025). Pemerintah Kota Makassar menghadirkan pimpinan DPRD, anggota dewan, Forkopimda, dan seluruh pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam sidang tersebut.
Dalam forum resmi ini, Munafri secara langsung menjelaskan capaian pelaksanaan anggaran tahun 2024, termasuk realisasi pendapatan, belanja, dan program prioritas. Ia menyampaikan bahwa pemerintah berhasil merealisasikan pendapatan daerah sesuai dengan target dalam APBD.
Pemerintah Kota Makassar mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pemungutan pajak dan retribusi daerah. Dukungan transfer dari pemerintah pusat juga memperkuat posisi fiskal daerah. Munafri menegaskan bahwa kolaborasi lintas OPD mempercepat proses optimalisasi penerimaan daerah.
Realisasi Belanja Daerah
Pemerintah juga merealisasikan belanja daerah secara proporsional dan tepat sasaran. Munafri menyebut sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik sebagai penerima manfaat utama dari alokasi anggaran. Ia menambahkan bahwa belanja langsung mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Pemkot Makassar mengarahkan belanja langsung untuk program-program yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Wali Kota menekankan pentingnya efisiensi dan sinergi antar-OPD dalam merancang dan mengeksekusi program anggaran. Pemerintah, menurutnya, terus menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pengelolaan keuangan.
Ketua DPRD Makassar, Supratman, menyampaikan apresiasi terhadap laporan yang disampaikan secara terbuka dan rinci. Ia mendorong anggota dewan untuk memberikan catatan, kritik, maupun saran sebagai bentuk pengawasan bersama. Supratman juga menilai laporan LPJ ini sebagai bagian dari komitmen pemerintahan yang transparan dan terbuka terhadap publik.
Dalam sesi tanggapan, sejumlah anggota DPRD mempertanyakan keberhasilan program 100 hari kerja Munafri–Aliyah. Menanggapi itu, Munafri memaparkan sejumlah pencapaian, antara lain digitalisasi pelayanan publik dan dukungan terhadap UMKM lokal. Ia menyebut kedua sektor tersebut sebagai fokus utama pada fase awal pemerintahannya.
Munafri juga menyampaikan strategi reformasi birokrasi yang telah dijalankan. Ia menyoroti upaya peningkatan kapasitas ASN dan integrasi program antar-sektor. Ia mengakui bahwa tantangan tetap ada, terutama dalam penyusunan RPJMD sebagai acuan pembangunan lima tahun ke depan.
Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk menjaga kesinambungan program, meskipun terjadi perubahan politik pasca-pemilu. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam memastikan pembangunan berjalan lancar.
Menutup penyampaiannya, Munafri menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk terus menghadirkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia berharap LPJ APBD 2024 ini menjadi bahan refleksi bersama untuk memperbaiki dan menyempurnakan program pembangunan ke depan.
Sidang paripurna ini memperlihatkan keseriusan Pemkot Makassar dalam menerapkan prinsip good governance dan akuntabilitas publik secara nyata.





Komentar