Close sidebar
Advertisement Advertisement
Makassar Pendidikan Sulsel

Sekolah Rakyat di Makassar Buka Akses Pendidikan Gratis untuk Anak Miskin

Siswa Sekolah Rakyat ikuti MPLS di SMP 23 Wira Jaya Makassar (14/7/2025)

Makassar — Ratusan siswa Sekolah Rakyat di Makassar memulai tahun ajaran baru dengan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di tiga lokasi, Senin (14/7/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kondisi kesehatan peserta didik sejak hari pertama belajar.

Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Nur Alam, menegaskan bahwa pihaknya menjadikan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai langkah wajib. Sekolah Rakyat di Makassar menggunakan sistem pendidikan berbasis asrama, sehingga tim kesehatan perlu memastikan siswa bebas dari penyakit menular sebelum tinggal di lingkungan bersama.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

“Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh agar setiap siswa bisa menjalani pendidikan dengan aman. Jika ada penyakit yang berpotensi menular, tim medis langsung menangani tanpa mencoret siswa dari program,” kata Nur Alam.

Sebanyak 150 siswa yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem telah terdaftar. Komposisinya terdiri dari 100 siswa laki-laki dan 50 siswa perempuan. Kementerian Sosial RI menanggung seluruh kebutuhan pendidikan, termasuk tempat tinggal, makanan, hingga perlengkapan sekolah.

Selama mengikuti pendidikan berbasis asrama, para siswa menikmati tiga kali makan per hari, dua kali snack, serta fasilitas pendidikan gratis. Program ini membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Program Unggulan Sekolah Rakyat di Makassar Tekankan Karakter dan Kesejahteraan Siswa

Dalam aspek kurikulum, Sekolah Rakyat tetap mengacu pada standar nasional dan menambahkan pendidikan karakter siswa sebagai nilai utama. Nur Alam bersama tim pendidik menyiapkan 13 orang pengajar yang meliputi guru kelas, wali kelas, hingga wali asrama.

“Kami menyusun program ekstrakurikuler yang mendukung penguatan pendidikan karakter siswa, seperti olahraga, pertanian, dan pelatihan keterampilan sesuai minat mereka,” ujar Alam.

Penyelenggara menempatkan siswa di tiga titik belajar di Kota Makassar:

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

  • Sentra Wirajaya Makassar untuk jenjang SMP
  • Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial untuk jenjang SMP
  • Gedung BPSDM Sulsel untuk jenjang SMP dan SMA

Masing-masing lokasi menampung 150 siswa dalam enam rombongan belajar siswa. Dengan struktur tersebut, program pendidikan berbasis asrama berjalan efektif dan terorganisir.

Sementara itu, sebanyak 15 titik Sekolah Rakyat lainnya di Sulawesi Selatan juga memulai kegiatan belajar serentak pada (14/7/2025). Seluruh lokasi mengusung pendekatan serupa: pemeriksaan kesehatan gratis, pendidikan karakter siswa, dan pengasuhan berbasis asrama untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *