Takalar – Pemerintah Kabupaten Takalar pada Rabu (26/11/2025), kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan sektor pangan melalui penyaluran 1,7 ton bibit padi dan jagung kepada tujuh kelompok tani di Kecamatan Galesong Selatan. Bantuan tersebut terima oleh kelompok tani dari Desa Popo dan Desa Bonto Marannu, sebuah langkah yang menegaskan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan mendasar para petani menjelang musim tanam.
Kepala Dinas Pertanian Takalar, Parawansa Rurung, menjelaskan bahwa distribusi bibit ini merupakan jawaban langsung atas permintaan kelompok tani. “Itu memang programnya dinas pertanian pak, menyalurkan 1,7 ton bibit,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kebutuhan bibit terus tersuarakan petani dalam beberapa bulan terakhir, sehingga realisasi bantuan ini menjadi prioritas.
Dukungan Pangan dan Aspirasi Petani
Penyaluran dilakukan pada Senin, 24 November 2025, sebagai bentuk respons konkret terhadap aspirasi masyarakat. Parawansa mengungkapkan bahwa selama ini muncul persepsi bahwa bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun pokok pikiran dewan belum menyentuh secara merata. Kondisi ini mendorong lahirnya program penyaluran bibit secara langsung.
“Nah masyarakat merasa tidak pernah tersentuh dari bantuan itu. Sehingga bantuan itu karena masyarakat yang masih butuh, maka lahirlah itu program penyaluran bibit,” tuturnya.
Bantuan tersebut diperkirakan mencukupi kebutuhan tanam pada 68 hektare lahan pertanian di Galesong Selatan. Dengan tersedianya bibit yang memadai, para petani memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan produktivitas dan menekan risiko gagal tanam.
Parawansa juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang aspirasi serta menyiapkan anggaran keberlanjutan. Ia menutup keterangannya dengan mengatakan, “Nanti ke depan, kita anggarkan lagi untuk masyarakat yang membutuhkan.”





Komentar