Barru – Gappembar Komisariat UINAM kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budaya intelektual serta memberi kontribusi nyata bagi daerah. Mereka membuktikan hal itu melalui presentasi karya ilmiah di hadapan pihak Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Barru pada Senin (8/12/2025).
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pengurus dan kader Gappembar. Ashey Yuniar, Syarifah Nur Aziza, dan Nurul Hikma yang memaparkan hasil penelitian mengenai potensi, tantangan, dan peluang sektor pariwisata daerah. Mereka menjelaskan strategi penguatan pengelolaan destinasi wisata, promosi digital, hingga pemetaan potensi budaya dan ekologi yang mereka rangkai dalam aplikasi Tana Berru.
Ketua Gappembar Komisariat UIN Alauddin Makassar, Akmal, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang akademik. Ia menyebutnya sebagai bentuk tanggung jawab intelektual mahasiswa terhadap pembangunan daerah.
“Karya ilmiah ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berdiskusi, tetapi juga hadir sebagai pemikir yang menawarkan gagasan bagi pembangunan daerah. Kolaborasi seperti ini harus menjadi budaya agar ilmu tidak berhenti di kampus dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Barru pun menyampaikan apresiasi terhadap kualitas dan relevansi materi yang para mahasiswa bawakan. Ia menilai gagasan akademik tersebut memberi perspektif penting bagi strategi pengembangan wisata yang adaptif terhadap perubahan zaman.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Gappembar. Pemikiran seperti ini sangat kita butuhkan, terutama untuk mendorong inovasi sektor pariwisata. Kami membuka ruang kerja sama lanjutan agar rekomendasi ilmiah ini dapat masuk ke dalam kebijakan dan program daerah,” ungkapnya.
Kegiatan berlanjut dengan diskusi interaktif antara pemateri dan pihak Dinas Pariwisata. Diskusi itu memunculkan beberapa catatan tindak lanjut untuk pengembangan aplikasi Tana Berru.
Melalui kegiatan ini, Gappembar menegaskan harapannya untuk memperkuat posisi mahasiswa sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan berbasis riset dan analisis ilmiah.





Komentar