Close sidebar
Advertisement Advertisement
Peristiwa

Kebakaran Hebat Landa Pabrik Helm dan Styrofoam di Cikupa, Tidak Ada Korban Jiwa

Cikupa, Banten – ngerti.id — Kebakaran besar melanda sebuah pabrik helm dan styrofoam di kawasan industri Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa pagi (6/5). Kobaran api disertai asap hitam pekat mengejutkan warga sekitar dan pekerja pabrik lainnya.

Kejadian terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian pabrik karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam area produksi, termasuk plastik dan bahan kimia. Tim pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, BMKG Catat 186 Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara

Hingga siang hari, proses pemadaman masih berlangsung. Total 10 unit mobil pemadam dikerahkan untuk mengendalikan api. Petugas mengalami kendala akibat material yang mudah terbakar dan bangunan yang sebagian mulai runtuh.

“Kami masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan. Sampai saat ini tidak ditemukan korban jiwa. Dugaan awal masih kami telusuri, termasuk kemungkinan korsleting listrik sebagai penyebabnya,” ujar seorang petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.

Sementara itu, pihak kepolisian dan aparat setempat juga telah mengamankan area untuk mencegah warga mendekat ke zona bahaya. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan memastikan tidak ada kelalaian prosedur keamanan dari pihak pabrik.

35 Siswa di Maros Diduga Keracunan Usai Bukber di SMPN 3 Camba, Puluhan Dirawat

Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Pihak perusahaan belum memberikan pernyataan resmi.

Ngerti.id akan terus memantau perkembangan terkini dari peristiwa ini dan menyampaikan update lebih lanjut begitu informasi resmi tersedia dari pihak berwenang.

Remaja 18 Tahun Tewas Diduga Ditembak Polisi Di Makassar,LBH Makassar Desak Proses Hukum Pelaku

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *