Pinrang – Sebuah video yang beredar di media sosial mengguncang warga Pinrang, Sulawesi Selatan. Rekaman itu menampilkan seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI membawa BBM bersubsidi jenis solar ke area tambang di Gunung Paleteang, Kecamatan Paleteang. Aksi tersebut langsung memicu kemarahan warga karena aktivitas tambang di lokasi itu sudah lama menuai penolakan masyarakat.
Dalam rekaman, pria berbaju biasa mengaku memiliki solar tersebut. Saat warga mendesak identitasnya, dia menjawab dirinya anggota TNI. Ia kemudian sempat berbicara lewat telepon sebelum berusaha meninggalkan lokasi. Warga yang merekam kejadian itu menyatakan akan menuntut pertanggungjawaban pria tersebut karena menganggap tindakannya semakin memperparah konflik tambang. “Saya persoalkan ini, kenapa solar subsidi masuk ke sini. Tambang di sini saja sudah bermasalah dengan warga,” tegasnya.
Kodim 1404 Pinrang segera turun tangan setelah kabar itu menyebar. Komandan Kodim, Letkol Inf Abdullah Mahua, memastikan pihaknya sudah memanggil oknum yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan. Ia menegaskan tim penyidik masih menelusuri fakta-fakta di lapangan. “Kami sudah memeriksa yang bersangkutan dan terus mendalami keterlibatannya,” ujar Abdullah pada Sabtu (16/8).
Abdullah enggan berspekulasi soal sanksi. Ia menilai keputusan hanya bisa muncul setelah pemeriksaan selesai. “Kami masih meneliti seluruh bukti. Harapannya, penyelidikan rampung secepatnya,” jelasnya.
Warga menilai tindakan oknum aparat justru memperkeruh keadaan. Mereka mendesak aparat penegak hukum menindak tegas siapa pun yang bermain dalam praktik ilegal, termasuk bila berasal dari institusi militer. Sejumlah tokoh masyarakat juga mengingatkan TNI agar menjaga integritas dengan menertibkan anggotanya yang terbukti terlibat.





Komentar