Bone — Aldyansya (21), pemuda asal Dusun Sanrego, Desa Tellongeng, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, menghilang di Sungai Useng, Desa Ujung Tanah, Jumat (7/11/2025). Ia berlatih renang bersama temannya, Apping (20), untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi calon prajurit TNI.
Apping menceritakan bahwa mereka mulai berenang sekitar pukul dua siang. “Kami latihan seperti biasa, tapi tiba-tiba dia tidak muncul lagi ke permukaan,” ujar Apping dengan wajah panik saat ditemui warga. Ia menyisir sungai seorang diri sebelum meminta bantuan karena tidak melihat tanda-tanda keberadaan Aldyansya.
Kepala Desa Ujung Tanah, Andi Rahman, menerima laporan dari warga sekitar satu jam setelah kejadian. “Korban bukan warga sini, tapi lokasi tenggelamnya berada di wilayah kami. Begitu mendengar kabar itu, saya langsung menghubungi Camat Mare dan meminta bantuan tim gabungan,” kata Andi.
Tak lama kemudian, Camat Mare, Andi Muhammad Hidayat Pananrangi, bersama aparat Polsek Mare, Koramil Mare, Kompi 726 C Sanrego, dan petugas Basarnas Bone tiba di lokasi. Mereka membentuk tim pencarian dan segera menyisir aliran sungai. “Kami bekerja secepat mungkin. Semua pihak berkoordinasi agar pencarian berjalan lancar,” ungkap Hidayat sambil memantau proses di tepi sungai.
Kapolsek Mare, AKP Agustino, juga turun langsung ke lokasi bersama sejumlah personel. “Kami menerima laporan sekitar pukul tiga sore. Begitu itu, saya langsung perintahkan anggota turun ke sungai. Kami bergerak bersama warga,” katanya.
Menjelang malam, petugas masih menelusuri Sungai Useng dengan bantuan penerangan dari warga. Lampu-lampu motor dan senter menerangi tepian sungai yang kian gelap. Sejumlah warga ikut berdoa agar Aldyansya segera ditemukan.
Kesedihan di Tengah Upaya Pencarian
Seorang warga bernama Leman, yang membantu sejak awal pencarian, mengaku ikut sedih melihat keluarga korban menangis di tepi sungai. “Dia anak baik, sering saya lihat latihan lari dan push-up di lapangan. Cita-citanya jadi tentara, tapi malah begini,” tutur Leman dengan suara lirih.
Keluarga korban yang datang dari Sanrego terus memantau upaya tim penyelamat. Mereka berharap pencarian malam itu membuahkan hasil. Hingga pukul delapan malam, tim gabungan masih berusaha menemukan Aldyansya di sepanjang aliran Sungai Useng, dengan harapan pemuda itu bisa segera kembali ke pelukan keluarganya.





Komentar