Sinjai — Setelah kabur selama 10 hari, polisi akhirnya menangkap narapidana bernama Anas (20). Ia melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sinjai dan berpindah-pindah lokasi sebelum petugas membekuknya di Palangga, Kabupaten Gowa, Sabtu (12/7).
Petugas dari Tim Resmob Polres Sinjai yang mendapat backup dari Resmob Polda Sulsel dan Polres Bantaeng berhasil mengepung lokasi persembunyian Anas di Sarangan, Kecamatan Pallagga. Saat proses penangkapan berlangsung, Anas sempat melakukan perlawanan sehingga polisi memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki kanannya. Ia kemudian digelandang ke Mapolres Sinjai dalam kondisi tertunduk dan menggunakan perban putih pada kakinya.
“Alhamdulillah, kami berhasil mengamankan pelaku di Sarangan,” ujar Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar dalam konferensi pers di Lobby Pratisara Wirya, Sabtu siang.
Sebelum polisi menangkapnya, Anas sempat singgah di Lapangan Nasional (Lapnas) Sinjai dan mengambil pakaian bekas dari salah satu lapak di sana. Ia lalu berjalan kaki hingga mencapai Jl. Veteran, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara. Di lokasi itu, ia menumpang mobil yang membawanya menuju kampung halamannya di Bantaeng.
Di Bantaeng, Anas menginap di sebuah rumah kebun milik keluarganya. Namun, tak lama berselang, ia kembali beraksi dengan mencuri sepeda motor. Anas menggunakan motor curian itu untuk melanjutkan pelariannya ke Gowa. Di daerah ini, petugas mendeteksi jejaknya setelah ia menginap di rumah seorang temannya.
Upaya pengejaran dan penangkapan Anas melibatkan koordinasi lintas wilayah antara beberapa institusi kepolisian. Kepala Lapas Kelas IIB Sinjai, Darmansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengejaran hingga penangkapan. “Terima kasih kepada Polres Sinjai, Polres Bantaeng, Polres Bulukumba, dan Polda Sulsel atas kerja sama yang luar biasa,” tuturnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan tingkat kewaspadaan yang tinggi dalam menangani narapidana kabur, serta kolaborasi kuat antara lembaga pemasyarakatan dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan.





Komentar