Bulukumba — DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel) berkomitmen membangun kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto yang mencanangkan program nasional penyediaan 3 juta rumah rakyat.
Ketua DPD REI Sulsel, Mahmud Lambang, menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan perumahan rakyat. Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Triwulan I dan II yang berlangsung di ruang kerja Sekda Bulukumba pada Senin, (28/7).
“REI siap mendukung penuh program ini. Namun, untuk mencapai target pembangunan ribuan rumah di Bulukumba, kami membutuhkan percepatan proses perizinan,” ujar Mahmud.
Ia menjelaskan bahwa saat ini lebih dari seratus pengembang tergabung dalam REI Sulsel dan siap membangun rumah layak huni di kawasan perkotaan, pedesaan, hingga wilayah pesisir. Menurutnya, kolaborasi antara pengembang dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan hunian yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat.
Bupati Bulukumba, A. Muchtar Ali Yusuf, menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Ia menyatakan bahwa Pemkab Bulukumba siap membantu dalam mempermudah proses perizinan, demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor properti.
Bupati yang mengusung slogan “Dikerja Bukan Dicerita” itu meminta para pengembang membangun perumahan secara profesional. Ia meminta pengembang membangun rumah berkualitas, harga terjangkau, dan tahan banjir agar sesuai kebutuhan serta kondisi masyarakat Bulukumba.
“Fasilitas umum pendukung seperti akses jalan, drainase, dan ruang terbuka hijau juga harus diperhatikan,” tegas Muchtar di hadapan peserta pertemuan.
Adry Ismawan Putra, Forum PKP, kepala OPD, pimpinan bank, BPJS Ketenagakerjaan, dan stakeholder lainnya turut menghadiri pertemuan.
REI Sulsel dan Pemkab Bulukumba mulai mendorong percepatan pembangunan rumah layak huni dan merata di wilayah Bulukumba.





Komentar