Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Pendidikan Sulsel

Semarak Hari Pahlawan 2025 di Takalar

Takalar – Dinas Pendidikan Takalar gelar lomba semarak Hari Pahlawan 2025 atas arahan Bupati Takalar untuk tumbuhkan semangat nasionalisme pelajar. Kegiatan tersebut secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Sosial Budaya, Dr. Muhammad Nurdin, M.Pd., mewakili Bupati Takalar, di Museum Balla Appaka Sulapa pada Sabtu (8/11/2025).

Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Plt. Kepala Dinas Pendidikan Rifany, S.I.P., M.Si., para pejabat dinas, kepala sekolah, guru, serta ratusan peserta dari tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Takalar. Museum Balla Appaka Sulapa tampak penuh warna merah putih dan ornamen perjuangan yang menggugah semangat nasionalisme peserta dan penonton.

Erwin Aksa Dorong Warga Jakarta Barat Perkuat Nilai Pancasila di Tengah Perkembangan Jakarta sebagai Kota Global

Ketua Panitia Sumirrah menjelaskan kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi sarana menanamkan nilai kepahlawanan bagi generasi muda. Ia menekankan bahwa semangat pahlawan harus tumbuh dalam diri setiap peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan zaman. “Kami ingin menggali potensi, kreativitas, dan menumbuhkan semangat cinta tanah air di kalangan pelajar Takalar,” ungkapnya penuh semangat.

Semarak Hari Pahlawan Jadi Inspirasi Generasi Takalar

Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Nurdin, M.Pd., menyampaikan pesan dari Bupati Takalar agar semangat kepahlawanan lebih luas dari sekadar perjuangan fisik. Ia mengingatkan bahwa setiap individu memiliki kesempatan menjadi pahlawan dalam lingkupnya masing-masing. “Pahlawan bukan hanya mereka yang mengangkat senjata, tetapi juga mereka yang berjuang menjadikan daerahnya lebih baik dari hari ke hari. Jika tidak bisa menjadi pahlawan nasional, jadilah pahlawan kecil bagi keluarga dan lingkungan,” ucapnya.

Beragam lomba digelar untuk memeriahkan acara ini, di antaranya lomba mencipta dan membaca puisi bertema pahlawan, lomba menulis dan bercerita menggunakan Bahasa Makassar, serta lomba angngaru bagi guru perwakilan tiap kecamatan. Tema yang diusung sarat makna lokal dengan mengangkat kisah tokoh-tokoh pahlawan daerah seperti Ranggong Dg. Romo, Immanindori, H. Padjonga Dg. Ngalle, Karaeng Bainea, Gallarrang Sanrobone, dan Tulompo Dg. Malompo.

UNM Perkuat Kompetensi Guru melalui Pembelajaran IoT

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki semangat juang serta kebanggaan terhadap warisan budaya Takalar. Momentum Hari Pahlawan menjadi pengingat bahwa perjuangan masa kini adalah menjaga identitas, berkontribusi positif, dan terus melanjutkan semangat para pejuang terdahulu dalam bentuk karya dan prestasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *