Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Kesehatan Kuliner Pendidikan

SPPI Disorot, Belatung Ditemukan di Menu MBG Jeneponto

Jeneponto – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, kembali menuai sorotan publik. Kali ini, muncul laporan mengejutkan setelah belatung meliuk-liuk dalam kotak makanan MBG yang siswa SD Negeri 8 Kecamatan Bangkala Barat konsumsi. Temuan tersebut menimbulkan keresahan dan memantik kritik terhadap kualitas pengawasan program yang pemerintah daerah jalankan.

Video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan beberapa belatung bergerak di antara lauk-pauk berupa udang goreng. Dalam video itu, suasana terdengar riuh dengan sejumlah warga yang menyaksikan langsung makanan tersebut. Salah seorang pria terdengar menanyakan waktu kejadian, sementara seorang wanita menjawab lugas, “Tanggal 21,” sembari menyebut nama dapur Pattiro sebagai penyedia menu MBG hari itu.

Erwin Aksa Dorong Warga Jakarta Barat Perkuat Nilai Pancasila di Tengah Perkembangan Jakarta sebagai Kota Global

Kepala Sekolah SD Negeri 8 Bangkala Barat, Hj. Kurniati, mengaku tidak mengetahui adanya makanan berbelatung tersebut sebelum video viral. “Terkait videonya itu, saya memang kepala sekolah, tapi saya tidak tahu kalau ada kejadian itu,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ia baru mengetahui insiden itu setelah di hubungi oleh Bupati Jeneponto. “Besoknya saya ditelepon sama Pak Bupati, tapi saya bilang belum bisa beri klarifikasi karena saya mau adakan rapat dulu,” jelasnya, Sabtu (25/10/2025).

Kinerja SPPI MBG Jeneponto Jadi Sorotan

Selain pihak penyedia makanan, kinerja Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dalam program MBG juga ikut tersorot. SPPI gagal menjalankan fungsi pengawasan di lapangan karena beberapa menu MBG yang basi dan berbelatung masih saja terdistribusikan ke sekolah-sekolah.

Banyak pihak menilai kejadian ini sebagai bukti lemahnya kontrol mutu dan tanggung jawab terhadap makanan yang seharusnya menyehatkan anak-anak sekolah. Padahal, makanan yang sudah tidak layak konsumsi bisa menimbulkan penyakit serius dan risiko keracunan massal di kalangan siswa.

UNM Perkuat Kompetensi Guru melalui Pembelajaran IoT

Redaksi telah berupaya menghubungi Koordinator Wilayah SPPI Jeneponto, Nur Iksan, untuk mendapatkan penjelasan resmi terkait kasus ini. Namun, hingga berita ini ditayangkan Sabtu pagi, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Kejadian ini menambah daftar panjang permasalahan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Jeneponto. Publik berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali mencoreng program yang sejatinya bertujuan mulia meningkatkan gizi anak sekolah.

Tim Pengabdi UNM Perkuat Budidaya Ikan Pujananting

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *