Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Sulsel

Semarak Pacuan Kuda Praporprov Jeneponto

Jeneponto — Suasana Lapangan Pacuan Kuda Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, pada Sabtu (11/10/2025) siang, banyak semangat dan sorak-sorai masyarakat. Lomba Pacuan Kuda Babak Kualifikasi Pra Pekan Olahraga Provinsi (Praporprov) ke XVIII Tahun 2025 resmi oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., di saksikan Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan serta sejumlah tokoh penting dan tamu undangan.

Ajang bergengsi ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga tradisional masih mendapat tempat di hati masyarakat Jeneponto. Kapolres Widi Setiawan apresiasi lomba pacuan kuda yang tak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menguatkan nilai budaya dan kebersamaan. Ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas serta semangat persaudaraan di setiap pertandingan.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

“Kami berharap lomba ini berjalan aman, tertib, dan penuh semangat sportivitas. Pacuan kuda bukan sekadar lomba, melainkan tradisi yang memperkuat identitas dan silaturahmi masyarakat,” ungkap Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan.

Tradisi Pacuan Kuda Jadi Perekat Masyarakat

Pelaksanaan Lomba Praporprov 2025 ini menjadi ajang seleksi bagi para joki dan pemilik kuda dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan untuk melangkah ke tingkat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya arena pacuan yang dipenuhi penonton sejak pagi. Sorak dukungan dan semangat para peserta menciptakan suasana meriah yang menggambarkan kekompakan warga Jeneponto dalam melestarikan tradisi daerah.

Sinergi antara panitia pelaksana, aparat keamanan, serta dukungan masyarakat menjadikan acara berjalan lancar dan kondusif. Kehadiran tokoh-tokoh daerah turut memperkuat pesan bahwa olahraga tradisional seperti pacuan kuda memiliki nilai sosial, budaya, dan ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelestarian budaya berkuda yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Jeneponto. Melalui semangat sportivitas dan kebersamaan, lomba Praporprov 2025 bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga sarana menjaga warisan tradisi yang menjadi kebanggaan daerah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *